Melansir dari Healthline, tea tree oil, jika diformulasikan dengan benar, dapat membantu meredakan jerawat tanpa menyebabkan iritasi parah. Namun, penting untuk melakukan uji coba pada area kecil kulit terlebih dahulu.
Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa tea tree oil dapat mengendalikan peradangan dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Meski efektivitasnya mungkin membutuhkan waktu lebih lama dibanding benzoyl peroxide, tea tree memiliki keunggulan, yaitu efek samping yang minim seperti kulit kemerahan atau kering. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi pemilik kulit sensitif atau mereka yang ingin menghindari bahan kimia keras.
Cara Tepat Menggunakan Facial Wash Tea Tree
Untuk mendapatkan hasil maksimal, ikuti langkah-langkah berikut:
- Lakukan uji tempel (patch test) sebelum penggunaan secara menyeluruh. Oleskan sedikit produk pada area kecil di lengan dan tunggu 24 jam untuk memastikan tidak ada reaksi alergi seperti kemerahan atau rasa perih.
- Gunakan produk dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. Pijat lembut wajah dengan gerakan melingkar, lalu bilas dengan air hangat dan keringkan tanpa menggosoknya terlalu keras.
- Bersabar dan konsisten. Hasil yang terlihat biasanya muncul dalam waktu 6–12 minggu pemakaian rutin.
- Padukan dengan pelembap non-komedogenik yang ringan setelah mencuci wajah agar kulit tidak menjadi terlalu kering.
- Hindari penggunaan bersamaan dengan bahan aktif lain yang kuat seperti benzoyl peroxide atau retinoid untuk mencegah iritasi berlebihan.
Meskipun tergolong lembut, tea tree oil tetap bisa menyebabkan iritasi atau kemerahan, terutama dalam bentuk murni. Oleh karena itu, gunakan produk yang sudah diformulasikan dengan konsentrasi optimal.
Jika menggunakan minyak tea tree murni, encerkan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke kulit. Selain itu, hindari kontak dengan area mata atau mulut, dan jangan sampai tertelan karena bisa bersifat toksik.
Apakah kamu tertarik untuk mencoba facial wash dengan kandungan tea tree oil?
Editor : Candra Mega Sari