JawaPos.com – Kolesterol adalah zat mirip lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel, membuat vitamin D, dan beberapa fungsi penting lainnya. Tubuh kita, khususnya hati, sebenarnya sudah memproduksi kolesterol yang cukup. Tapi, ada beberapa hal yang bisa membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat dan berbahaya bagi kesehatan.
Jika kadar kolesterol terlalu tinggi, risiko terkena penyakit jantung dan stroke juga akan meningkat. Menurut CDC, kadar kolesterol yang dianggap tinggi adalah 200 mg/dL atau lebih. Sedangkan kadar yang sehat adalah di bawah angka tersebut.
Nah, berikut ini adalah beberapa penyebab kolesterol bisa naik secara cepat dan tiba-tiba, dikutip dari laman Healthline.com.
Baca Juga: Terbukti Efektif! 6 Gaya Hidup Sehat Ini Bisa Jadi Cara Menurunkan Kolesterol Tanpa Obat
1. Terlalu Banyak Minum Kopi
Kopi memang bisa memberi energi karena kandungan kafeinnya. Tapi, minum kopi terlalu banyak juga bisa menaikkan kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL).
Sebuah studi tahun 2023 menunjukkan bahwa minum 4 cangkir kopi per hari bisa meningkatkan kadar kolesterol total dan LDL. Jenis kopi seperti espresso mengandung zat bernama diterpenes yang bisa memicu kenaikan kolesterol lebih cepat daripada kopi instan atau kopi saring. Kurangi konsumsi kopi berbasis espresso jika kamu ingin menjaga kadar kolesterol.
2. Stres
Stres bukan cuma bikin capek pikiran, tapi juga bisa memicu naiknya kolesterol. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah besar, dan ini bisa meningkatkan kolesterol jahat. Cobalah kelola stres dengan olahraga, meditasi, atau latihan pernapasan.
3. Merokok
Merokok bisa menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) yang berfungsi membersihkan kolesterol jahat (LDL) dari darah. Nikotin dalam rokok adalah penyebab utamanya. Cara terbaik untuk menghindari kolesterol tinggi akibat merokok adalah berhenti merokok.
4. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat bisa menyebabkan kolesterol naik, seperti:
- Obat jantung (seperti amiodarone)
- Obat hormon (seperti danazol)
- Obat diuretik
- Obat antiviral
- Obat epilepsi
- Obat imunosupresan
- Obat pertumbuhan
- Interferon
Obat-obatan ini bisa mengganggu metabolisme lemak atau menyebabkan kenaikan berat badan yang memicu kolesterol tinggi. Konsultasikan dengan dokter jika kamu mengonsumsi obat tertentu dan khawatir soal kolesterol.
5. Kehamilan
Selama hamil, kadar kolesterol bisa naik alami sekitar 30–40% karena dibutuhkan untuk pertumbuhan janin. Namun, kadang kenaikannya bisa terlalu tinggi (disebut hiperkolesterolemia saat hamil). Untuk mencegahnya, dokter bisa membantu mengatur pola makan atau memberi obat jika diperlukan.
6. Penurunan Berat Badan yang Terlalu Cepat
Diet ekstrem atau penurunan berat badan dalam waktu singkat juga bisa menyebabkan lonjakan kolesterol sementara. Hal ini terjadi karena perubahan metabolisme tubuh. Diet seperti keto juga bisa memicu hal serupa.
Beberapa kondisi seperti stres, merokok, minum kopi berlebihan, kehamilan, konsumsi obat tertentu, atau diet ketat bisa menyebabkan lonjakan kolesterol secara tiba-tiba. Kadar kolesterol yang tinggi bisa berbahaya dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol kamu adalah dengan tes darah. Konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan cara terbaik menurunkannya.
Baca Juga: 6 Pilihan Makanan Alami yang Mampu Mengontrol Kadar Kolesterol dan Mencegah Risiko Penyakit Jantung
Editor : Candra Mega Sari