JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang ini, bekerja tak lagi harus terpaku pada ruang kantor atau jam kerja yang kaku. Semakin banyak orang memilih jalur freelance sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan lebih fleksibel, bisa dikerjakan dari mana saja, dan cocok untuk berbagai latar belakang keahlian.
Namun, tantangan utama bagi para pekerja lepas adalah, di mana harus mencari klien atau proyek yang sesuai? Untungnya, ada banyak platform online yang dirancang khusus untuk mempertemukan freelancer dengan pemberi kerja dari seluruh dunia.
Dilansir dari kanal YouTube Velysia Zhang, berikut rekomendasi situs terbaik untuk mencari pekerjaan freelance.
1. Projects.co.id
Projects.co.id adalah platform freelance lokal yang cukup dikenal. Di halaman awalnya, kamu langsung bisa melihat daftar pekerjaan yang ditawarkan oleh para klien misalnya, ada lowongan untuk asisten konsultan, developer Shopify, dan sebagainya.
Di bagian kiri layar, kamu bisa menyaring pekerjaan berdasarkan kategori keahlian. Misalnya, jika kamu ahli dalam menulis, kamu bisa memilih kategori "Writing and Translation." Nanti akan muncul berbagai tawaran pekerjaan menulis, lengkap dengan detail seperti:
- Judul proyek
- Deskripsi pekerjaan
(misalnya antara Rp 150.000 – Rp 500.000)
- Reputasi dan rating klien
Untuk bisa mendapatkan proyek, kamu harus melakukan proses bidding, yaitu mengajukan penawaran harga dan memperkenalkan diri melalui cover letter. Jangan lupa juga untuk menyertakan portofolio agar klien lebih yakin memilih kamu. Di projects.co.id kamu juga bisa menawarkan jasa kamu sendiri dan bergabung dalam komunitas diskusi. Namun, tampilannya memang agak kurang user-friendly, tapi tetap layak dicoba.
2. Upwork
Upwork adalah versi internasional dari platform freelance. Di sini kamu bisa cari pekerjaan dari seluruh dunia, jadi jangkauannya lebih luas dan profesional. Setelah mendaftar, kamu bisa menentukan jenis layanan yang kamu tawarkan, misalnya "Content Writer." Nantinya, Upwork akan menampilkan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan keahlianmu.
Sama seperti di Projects, kamu juga harus melakukan bidding. Tapi bedanya, di Upwork kamu butuh 'Connects' (semacam token digital) untuk melamar pekerjaan.
Saat baru mendaftar, kamu akan mendapat 50 Connects gratis.
Untuk melamar satu proyek, biasanya diperlukan 10 Connects.
Kalau habis, kamu bisa beli. Biayanya sekitar $1,5 untuk 10 Connects
Potongan komisi di Upwork sekitar 10%, dan sistem serta reputasinya cukup terpercaya karena sudah banyak proyek bernilai tinggi dikerjakan di sini.
3. Sribulancer (1000u.com)
Sribulancer adalah platform freelance lokal lain yang sedikit berbeda. Di sini, kamu yang menawarkan jasa, bukan mencari proyek. Jadi sistemnya mirip seperti toko online, kamu pasang layananmu dan menunggu pembeli datang.
Misalnya kamu menawarkan jasa manajemen Instagram, kamu bisa mengatur beberapa paket harga sekaligus. Klien bisa melihat deskripsi layanan, harga, dan cara kerja sebelum memutuskan untuk beli atau bernegosiasi.
Menariknya lagi, di Sribulancer juga ada fitur "Kontes", terutama untuk kategori desain. Misalnya, lomba desain logo dengan hadiah hingga Rp2,8 juta. Persaingan di sini juga relatif lebih sedikit, jadi peluangmu bisa lebih besar.
4. Fastwork
Fastwork juga merupakan platform lokal yang cara kerjanya mirip dengan Sribulancer. Kamu bisa menawarkan jasa di berbagai kategori misalnya, penulisan atau penerjemahan dengan tiga jenis paket harga.
Kelebihan Fastwork Ada aplikasi khusus, jadi komunikasi dengan klien bisa lebih cepat dan praktis. Dan Potongan komisi hanya sekitar 10% dari nilai proyek. Fastwork cukup populer di kalangan freelancer Indonesia, jadi layak dicoba.
5. Fiverr
Fiverr adalah versi global dari Sribulancer dan Fastwork. Kamu membuat listing jasa, lalu klien yang akan mencari dan membeli layananmu. Misalnya, kamu bisa menjual jasa desain logo, menulis artikel, membuat video, dll.
Tampilan situs dan sistemnya juga cukup mirip, ada bagian deskripsi, harga, dan detail layanan. Karena bersifat internasional, persaingan di sini memang lebih ketat, tapi potensi penghasilannya juga jauh lebih besar.
6. Freelancer.com
Platform ini bisa dibilang gabungan dari semua sistem sebelumnya. Kamu bisa
- Mencari proyekseperti di Upwork atau Project
- Mengikuti kontes seperti di Sribulancer
- Menawarkan jasa seperti di Fiverr
Kamu juga bisa menyaring proyek berdasarkan kategori, budget, dan jenis skill. Fitur pencariannya cukup lengkap, dan kamu bisa melihat detail jumlah orang yang sudah melakukan bidding, reputasi klien, dan deskripsi tugas.
7. PeoplePerHour
Platform ini masih belum terlalu populer, jadi kompetisinya tidak seketat Fiverr atau Upwork. Sistemnya mirip, kamu menawarkan jasa, klien yang mencari. Kategori layanannya juga beragam, dan karena belum terlalu ramai, bisa jadi ini adalah peluang untuk kamu yang baru mulai.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Kamu bisa coba daftar di beberapa platform sekaligus, supaya kamu bisa lihat mana yang paling cocok dengan gaya kerja dan keahlianmu.
Editor : Candra Mega Sari