Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Peran Mitokondria dalam Memori Sosial, Temuan Baru dalam Neurosains

Aunur Rahman • Senin, 10 Februari 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi sosial. (Freepik)
Ilustrasi sosial. (Freepik)

JawaPos.com - Memori sosial merupakan kemampuan penting untuk interaksi dan pengenalan individu lain. Kemampuan mengingat wajah dan pengalaman lampau ini sangat krusial dalam kehidupan sosial.

Penelitian terbaru mengungkap peran mitokondria dalam proses memori sosial tersebut. Studi ini membuka jalan bagi pemahaman gangguan neurologis terkait memori sosial.

Otak manusia, organ kompleks ini, menyimpan berbagai misteri yang terus diungkap. Satu di antara misteri tersebut adalah mekanisme pembentukan dan penyimpanan memori sosial. Memori sosial memungkinkan kita mengenali teman dan keluarga. Namun, detail proses biologisnya masih menjadi teka-teki besar.

Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nature Neuroscience, mengungkap peran unik mitokondria. Mitokondria, organel seluler penghasil energi, ternyata lebih dari sekadar pembangkit tenaga sel.

Mitokondria memainkan peran penting dalam fungsi neuron CA2 di otak. Neuron CA2 sendiri dikenal penting untuk memori sosial.
Studi ini dipimpin oleh Dr. Shannon Farris dari Fralin Biomedical Research Institute di Virginia Tech. Tim peneliti fokus pada neuron CA2 di hippocampus tikus. Hippocampus, wilayah otak penting untuk pembelajaran dan memori. Mereka menemukan perbedaan mencolok dalam mitokondria neuron CA2.

Mitokondria di neuron CA2 ternyata berbeda dari mitokondria di neuron hippocampus lainnya. Mereka lebih besar dan lebih banyak, menunjukkan kebutuhan energi yang tinggi. Namun, yang mengejutkan, ada heterogenitas mitokondria dalam satu neuron CA2. Mitokondria di dendrit distal berbeda dengan mitokondria proksimal.

Perbedaan ini terletak pada struktur dan molekul mitokondria. Dendrit distal, bagian neuron yang menerima sinyal, memiliki mitokondria unik. Mitokondria ini berbeda secara molekuler dan struktural. Perbedaan ini tidak ditemukan di dendrit proksimal atau neuron tetangga.

"Kami belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," kata Dr. Farris dikutip dari Neuroscience News, Minggu (9/2).

Pengalaman bertahun-tahun meneliti wilayah otak ini membuatnya terkejut. Heterogenitas mitokondria dalam satu sel otak adalah penemuan baru. Ini membuka pertanyaan tentang fungsi spesifik mitokondria yang berbeda.

Dr. Farris menduga perbedaan mitokondria ini memengaruhi plastisitas otak. Plastisitas, kemampuan otak untuk berubah dan beradaptasi, penting untuk memori. Neuron CA2 memiliki plastisitas tinggi, memungkinkan pembentukan memori sosial yang cepat. Karakteristik mitokondria yang unik mungkin mendasari plastisitas ini.

Untuk memahami lebih lanjut, tim peneliti menggunakan teknologi canggih. Mereka menggunakan mikroskop elektron dan analisis metabolisme real-time. Tujuannya adalah memetakan karakteristik bioenergi dan molekuler neuron CA2 secara detail. Mereka juga berencana menonaktifkan gen mitokondria tertentu.

Baca Juga: Love Language yang Diinginkan Para Pemilik Zodiak Gemini, Libra, dan Aquarius

Implikasi dalam Pengobatan Gangguan Neurologis

Penemuan ini membuka wawasan baru dalam memahami gangguan memori sosial yang sering terjadi pada kondisi seperti autisme dan Alzheimer. Dengan memahami bagaimana mitokondria memengaruhi fungsi neuron CA2, ilmuwan dapat menemukan target intervensi baru untuk membantu pengobatan penyakit neurodegeneratif.

Penelitian ini juga menegaskan bahwa mitokondria memiliki peran yang lebih kompleks dalam fungsi otak dibandingkan yang selama ini diketahui. Memori sosial, yang menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia, ternyata memiliki hubungan erat dengan kesehatan mitokondria.

Dengan terus berkembangnya teknologi dan metode penelitian, masa depan studi mengenai hubungan antara mitokondria dan memori sosial tampak semakin menjanjikan. Pemahaman yang lebih dalam diharapkan dapat membuka jalan bagi terapi inovatif untuk mengatasi berbagai gangguan neurologis.

(*)

 

Editor : Siti Nur Qasanah
#otak #Mitokondria #memori sosial #Neuron CA2