Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

9 Tanda Seseorang Belum Dewasa Secara Emosional, Salah Satunya Haus Perhatian dan Validasi

Lania Monica • Sabtu, 8 Februari 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi orang belum dewasa secara emosional. (Freepik)
Ilustrasi orang belum dewasa secara emosional. (Freepik)

JawaPos.com - Dewasa secara emosional bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi tentang bagaimana seseorang mengelola emosi, menghadapi tantangan, dan menjalin hubungan dengan orang lain. Sayangnya, banyak orang dewasa yang masih menunjukkan perilaku kekanak-kanakan karena belum matang secara emosional.

Kurangnya kedewasaan emosional bisa berdampak pada kehidupan pribadi dan profesional seseorang. Menurut psikologi, ada sembilan perilaku utama yang menunjukkan seseorang belum berkembang secara emosional. Hal ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai wawasan untuk memahami lebih dalam pola perilaku manusia.

Dilansir dari laman Geediting, Sabtu (7/2), berikut adalah tanda-tanda seseorang belum dewasa secara emosional:

1. Sulit Mengendalikan Emosi

Orang yang belum dewasa secara emosional sering kali kesulitan mengatur emosi mereka. Mereka cenderung bereaksi berlebihan terhadap hal-hal kecil dan tidak memberikan respons yang tepat terhadap situasi yang lebih serius. Misalnya, mereka bisa marah besar hanya karena hal sepele seperti minuman tumpah, tetapi tetap tenang saat menghadapi masalah besar dalam hidup mereka.

2. Menghindari Tanggung Jawab

Ciri paling jelas dari seseorang yang belum matang secara emosional adalah selalu menghindari tanggung jawab. Mereka kerap menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka sendiri dan enggan mengakui peran mereka dalam suatu masalah. Misalnya, seseorang yang merusak barang pinjaman lebih memilih menyalahkan keadaan daripada mengakui kelalaiannya.

3. Sulit Berkompromi

Kemampuan untuk berkompromi adalah tanda kedewasaan emosional. Namun, orang yang belum berkembang emosinya cenderung memaksakan kehendak mereka sendiri dan sulit menerima sudut pandang orang lain. Jika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka mungkin menggunakan cara manipulatif atau bahkan marah seperti anak kecil.

4. Kurangnya Empati

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Sayangnya, mereka yang belum dewasa secara emosional sering kali kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain. Akibatnya, mereka cenderung memberikan respons yang tidak peduli atau bahkan mengabaikan perasaan orang lain sepenuhnya.

5. Haus Perhatian

Baca Juga: Mengenal Zombieing, Tren Kencan yang Disebut Versi Terbaru dari Ghosting

Orang yang belum matang secara emosional sering mencari perhatian berlebihan. Mereka suka menjadi pusat perhatian dalam setiap kesempatan, baik dengan cara mendramatisasi sesuatu, membesar-besarkan pencapaian, atau terus-menerus mencari validasi dari orang lain. Perilaku ini bisa sangat melelahkan bagi orang-orang di sekitar mereka.

6. Sulit Menjaga Hubungan

Hubungan adalah cerminan kedewasaan emosional seseorang. Orang yang belum berkembang emosinya sering kali mengalami kesulitan dalam menjalin dan mempertahankan hubungan yang sehat. Mereka bisa bersikap tidak konsisten, sulit mempercayai orang lain, atau bahkan menarik diri saat hubungan mulai menjadi serius.

7. Tidak Bisa Mengendalikan Impuls

Mengontrol impuls adalah bagian penting dari kedewasaan emosional. Namun, mereka yang belum dewasa secara emosional sering kali membuat keputusan impulsif tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Mereka mungkin sering berkata kasar tanpa berpikir atau melakukan tindakan gegabah yang akhirnya mereka sesali.

8. Kesulitan Menghadapi Stres

Stres adalah bagian alami dari kehidupan, tetapi bagaimana seseorang menghadapinya bisa menunjukkan tingkat kedewasaan emosionalnya. Orang yang belum matang secara emosional biasanya mudah panik dalam situasi sulit dan bisa bereaksi secara berlebihan atau bahkan menghindari masalah sepenuhnya.

9. Kurangnya Kesadaran Diri

Kesadaran diri adalah kunci pertumbuhan emosional. Orang yang tidak memiliki kesadaran diri sering kali tidak memahami emosi dan perilaku mereka sendiri. Mereka cenderung tidak menyadari bagaimana tindakan mereka memengaruhi orang lain dan sulit melakukan refleksi untuk memperbaiki diri.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Kedewasaan emosional #psikologi #dewasa secara emosional