Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Mengenal Zombieing, Tren Kencan yang Disebut Versi Terbaru dari Ghosting

Siti Nur Qasanah • Jumat, 7 Februari 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi orang yang menjadi korban zombieing.
Ilustrasi orang yang menjadi korban zombieing.

JawaPos.com - Pernah mendengar istilah zombieing? Dalam dunia kencan modern, istilah ini kini merujuk pada versi terbaru dari ghosting.

Dilansir dari TODAY.com pada Jumat (7/2), Shan Boodram, pakar hubungan di Bumble, menjelaskan bahwa jika ghosting berarti seseorang tiba-tiba menghilang tanpa kabar, maka zombieing adalah ketika orang yang menghilang itu kembali seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

"Zombie bisa muncul dalam berbagai bentuk menyukai cerita Instagram setelah tidak membalas pesan Anda, mengirim pesan bahwa mereka merindukan Anda setelah mengabaikan panggilan tak terjawab Anda beberapa minggu sebelumnya, atau berkomentar di bawah postingan sambil membiarkan pesan sebelumnya tidak dijawab,” kata Boodram.

Apa Itu Zombieing?

Zombieing terjadi ketika seseorang yang pernah mengabaikan Anda tiba-tiba kembali, sering kali tanpa penjelasan. Mereka mungkin mengirim pesan seperti "Hai, apa kabar?" atau mulai aktif lagi di media sosial Anda setelah lama tidak berinteraksi.

Claudia Giolitti-Wright, seorang terapis di New York City, mengatakan kadang-kadang ini bisa menjadi upaya tulus untuk memperbaiki hubungan, tetapi bisa juga sekadar cara mereka menjaga hubungan tetap terbuka tanpa usaha nyata. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan apakah orang tersebut layak mendapatkan kesempatan kedua.

"Membingungkan karena mereka menghilang tanpa penjelasan — jadi mengapa mereka kembali sekarang? Terkadang, itu adalah upaya tulus untuk terhubung kembali, tetapi di lain waktu, itu adalah cara mudah bagi mereka untuk tetap membuka pintu tanpa usaha nyata," kata Giolitti-Wright.

"Apakah Anda terlibat atau tidak tergantung pada apakah orang ini layak mendapatkan kesempatan lain dalam hidup Anda," lanjut dia.

Boodram juga memperingatkan bahwa zombieing bisa lebih membingungkan daripada ghosting karena bisa membuat Anda bertanya-tanya tentang niat mereka.

"Dalam banyak kasus, zombieing bisa lebih menguras emosi daripada ghosting, karena kebingungan yang ditimbulkannya," kata Boodram.

Mengapa Orang Melakukan Zombieing?

Ada banyak alasan mengapa seseorang kembali setelah menghilang.

Baca Juga: Tiru 8 Kebiasaan Orang Berkelas di Balik Layar yang Membuat Mereka Selalu Menonjol di Segala Situasi

Menurut Boodram, zombieing adalah cara termudah untuk menghindari tanggung jawab.

Boodram berpendapat, beberapa orang melakukannya karena bosan atau merasa kesepian. Mereka mungkin kehilangan minat pada Anda, lalu menjalin hubungan lain yang tidak berhasil, sehingga kembali untuk mencari perhatian.

Ada juga yang melakukannya karena ragu-ragu dengan apa yang sebenarnya mereka inginkan atau takut berkomitmen.

“Terkadang, orang melakukan zombieing karena bosan, mereka kehilangan minat pada seseorang, menemukan minat pada orang lain, dan kemudian mungkin hubungan mereka tidak berjalan baik dengan orang tersebut sehingga mereka ingin menghidupkan kembali hubungan sebelumnya,” katanya.

"Di lain waktu, beberapa orang melakukan zombieing karena mereka tidak yakin dengan apa yang sebenarnya mereka inginkan, atau takut berkomitmen. Bagaimanapun, zombieing tidak menghargai waktu siapa pun, dan bisa membuat frustrasi untuk dihadapi," lanjut dia.

Giolitti-Wright menambahkan bahwa media sosial dan aplikasi kencan memudahkan seseorang untuk kembali muncul tanpa banyak usaha. Namun, jika mereka tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka sebelumnya, kemunculan mereka lebih terasa seperti permainan daripada upaya serius untuk memperbaiki hubungan.

"Aplikasi kencan dan media sosial memudahkan untuk muncul kembali tanpa banyak usaha, itulah sebabnya hal itu sering terjadi," katanya.

Bagaimana Menyikapi Zombieing?

Giolitti-Wright mengatakan bahwa jika seseorang yang mengabaikan Anda tiba-tiba kembali, luangkan waktu sejenak untuk bertanya pada diri sendiri "Apakah mereka benar-benar tampak ingin memperbaiki keadaan, atau mereka hanya mencari perhatian?"

Giolitti-Wright menyarankan untuk mengabaikan mereka jika mereka tidak memberikan alasan jelas atas tindakan mereka. Anda berhak menentukan siapa yang boleh masuk kembali ke dalam hidup Anda.

Zombieing itu menyebalkan karena sering kali tidak ada penyelesaian, tetapi kabar baiknya adalah Anda bisa mengendalikan siapa yang akan Anda biarkan kembali ke dalam hidup Anda,” katanya.

“Perhatikan polanya, percaya pada kata hati Anda, dan ingat bahwa orang yang tepat tidak akan membuat Anda bertanya-tanya," lanjutnya.

Boodram bahkan menyarankan untuk langsung melepaskan diri dari mereka. Menurutnya, jika seseorang menunjukkan pola perilaku yang tidak konsisten, Anda tidak perlu membuang waktu untuk mencari penjelasan. Jika mereka ingin kembali, mereka harus menunjukkan tanggung jawab dan komitmen yang jelas dalam membangun hubungan.

Pada akhirnya, orang yang benar-benar peduli tidak akan membuat Anda ragu atau bertanya-tanya tentang perasaan mereka. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#ghosting #kencan #zombieing