JawaPos.com - Cacingan pada kucing adalah kondisi yang cukup umum terjadi. Namun jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menimbulkan dampak buruk.
Sebagai informasi, Cacingan merupakan salah satu penyakit kucing yang sering dialami. Gejalanya bisa tidak terlihat, ringan, atau pun parah, tergantung jenis cacing yang menginfeksi.
Berbagai jenis cacing dapat ditemukan pada kucing yang mengalami cacingan, seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing pita, dan cacing cambuk, yang masing-masing dapat mempengaruhi kondisi kesehatan kucing dengan cara yang berbeda.
Baik kucing liar maupun peliharaan, keduanya memiliki potensi untuk mengalami cacingan. Dilansir dari hellosehat.com, berikut ini adalah beberapa penyebab cacingan pada kucing:
1. Cacing gelang menular ketika kucing mengonsumsi makanan yang terkontaminasi telur atau cacing gelang, bermain atau memakan tikus terinfeksi, dan meminum air susu kucing yang cacingan.
2. Cacing tambang menyebar melalui makanan yang terkontaminasi dan menginfeksi kucing dewasa melalui kulit. Kucing dengan gejala berat bisa memerlukan transfusi darah.
3. Cacing pita memerlukan inang perantara, yaitu larva kutu yang terinfeksi.
4. Cacing perut menyebar dari muntahan hewan terinfeksi atau melalui konsumsi serangga yang terinfeksi.
5. Cacing jantung menyebar melalui nyamuk terinfeksi dan bisa menyebabkan kondisi parah.
6. Cacing paru-paru menular melalui makanan dan air minum, menyebabkan gangguan pernapasan.
7. Cacing cambuk menginfeksi area sekum, dengan gejala yang bervariasi dari ringan hingga diare parah.
Tanda-tanda umum kucing yang cacingan dapat diamati melalui beberapa gejala, seperti muntah, diare, penurunan berat badan, perut buncit, selaput putih pada mata, lesi kulit, bulu kusam, batuk, kurang nafsu makan, kotoran di pantat, lesu, bibir dan gusi pucat, tidak mau minum, kotoran berdarah, sesak napas, hingga kejang.
Baca Juga: Hati-Hati! 8 Tipe Orang Ini Wajib Anda Jauhkan dari Keluarga untuk Kehidupan Lebih Harmonis
Untuk mengobati kucing yang cacingan, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Biasanya, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kesehatan kucing secara menyeluruh. Setelah itu, dokter akan menentukan perawatan yang paling tepat untuk membantu proses pemulihan kucing Anda.
Dilansir dari laman klikdokter.com, berikut beberapa cara pengobatan cacingan berdasarkan usia kucing:
1. Anak Kucing
Cacing gelang sering menyerang anak kucing. Pengobatan harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak kucing. Anak kucing harus mendapatkan pengobatan pertama di usia tiga minggu, diikuti obat cacing setiap dua minggu sampai 16 minggu. Setelah itu, perawatan setiap satu hingga tiga bulan sesuai saran dokter hewan.
2. Kucing Dewasa
Kucing dewasa di atas enam bulan perlu obat cacing setiap 1-3 bulan untuk mencegah masalah kesehatan. Jika kucing terkena cacing pita, obat yang tepat harus diberikan. Pengobatan rumahan tidak disarankan, dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter hewan.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah