Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

5 Minuman Sehat Selain Air Putih yang Bisa Jadi Pilihan Utama untuk Menangkal Dahaga

Siti Nur Qasanah • Rabu, 13 November 2024 | 11:13 WIB
Ilustrasi segelas air putih
Ilustrasi segelas air putih

JawaPos.com - Di tengah banyaknya informasi tentang makanan sehat, minuman sehat sering kali terlupakan. Padahal, minuman sehat memiliki peran yang sama pentingnya dengan makanan sehat.

Dilansir dari TODAY.com, ahli diet terdaftar bernama Natalie Rizzo mengatakan bawa air putih adalah pilihan minuman paling sehat.

"Tubuh manusia terdiri dari 60% air, dan kita perlu minum air untuk hidup. Air berperan dalam hampir setiap proses dalam tubuh. Anda akan mati jika tidak minum air," katanya.

Beth Kitchin, Ph.D., seorang ahli diet terdaftar dari Birmingham, Alabama, juga menekankan bahwa air putih adalah hal terbaik untuk mengatasi dahaga.

"Air adalah pelembap terbaik jika Anda ingin menghilangkan dahaga," imbuh Kitchin.

Meskipun demikian, Kitchin mengaku lebih memilih air mineral untuk melepas dahaga karena adanya buih yang memberikan sensasi menyenangkan. Baik air tawar maupun air berkarbonasi keduanya adalah pilihan yang baik.

Menurut Rizzo, air berkarbonasi yang mengandung karbon dioksida tidak mempengaruhi hidrasi, sehingga pilihan ini lebih bergantung pada preferensi pribadi. Bahkan, menambahkan perasan lemon atau jeruk nipis pada air bisa memberikan rasa segar yang lebih nikmat.

Apa Minuman Sehat Selain Air Putih?

Meskipun air putih adalah pilihan utama untuk hidrasi, itu bukan satu-satunya opsi yang sehat. Beberapa pilihan sehat lainnya meliputi:

1. Seltzer Berperasa

Rizzo mengatakan seltzer berperasa hanya air berkarbonasi dengan sedikit perasa tanpa pemanis.

"Namun, perlu diingat bahwa karbon dioksida dalam air seltzer membuat minuman ini lebih asam, yang bisa menimbulkan efek erosif pada enamel gigi jika diminum terlalu sering," kata dokter gigi dalam laporan yang diterbitkan oleh TODAY.com.

2. Air Mineral dengan Sedikit Jus

Baca Juga: Coba Lakukan Rutinitas Sederhana Ini agar Membantu Meminimalisir Jerawat!

Kitchin suka mencampurkan air mineral dengan sedikit jus jeruk agar mendapatkan rasa, tanpa harus meminum segelas besar jus.

"Kamu tidak ingin menghilangkan dahaga dengan jus jeruk. Meskipun sehat, jus jeruk mengandung banyak kalori dan gula alami," kata Kitchin.

"Jus buah 100% murni memang mengandung beberapa nutrisi, namun juga menyumbang kalori, jadi sebaiknya batasi konsumsi hingga 8 ons per hari," tambah Rizzo.

3. Kopi dan Teh

"Kopi dan teh mengandung fitokimia, senyawa alami pada tanaman yang mungkin memiliki manfaat kesehatan," kata Kitchin.

Rizzo mengaku bahwa ia menyukai keduanya karena mengandung antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kopi hitam tanpa gula dan teh memiliki kalori yang sangat rendah, tetapi Kitchin tidak keberatan jika orang menambah sedikit gula dan susu, asal tidak berlebihan.
 
Dia merasa cukup terkejut dengan rasa manis yang kuat pada es teh yang disajikan di beberapa restoran. Pilihannya adalah memesan es teh tawar, dengan banyak perasan lemon, lalu menambahkan sedikit gula.

"Kamu harus suka dengan apa yang kamu minum," katanya.

"Saya sangat mengutamakan prinsip kenikmatan dalam makananm," lanjutnya.

4. Susu

"Susu adalah minuman sehat karena mengandung protein, vitamin, dan mineral, serta membantu hidrasi," kata Rizzo.

Selain kaya nutrisi, susu dapat menghilangkan dahaga karena sebagian besar minuman ini terbuat dari air.

Jadi, kata Kitchin, jika seseorang menyukainya dan tidak menyebabkan penambahan berat badan, susu adalah pilihan minuman yang baik. Beberapa orang bahkan merasa bahwa susu dapat mengontrol nafsu makan mereka.

"Saya punya pasien yang mengatakan bahwa untuk menjaga berat badan, dia sering meminum segelas susu karena itu membuatnya kenyang. Bagi dia, segelas susu itu mencegahnya makan berlebihan karena dia merasa sangat, sangat puas," ungkapnya.

"Tapi apakah kamu akan membawa botol air yang diisi susu ke gym? Mungkin tidak," lanjutnya.

Baca Juga: Selain Susu, Inilah 6 Makanan Kaya Akan Kalsium yang dapat Membantu Anda Menjaga Kesehatan Tulang dan Jantung

"Susu nabati, seperti susu almond dan oat, juga bisa menjadi penghidrasi yang baik, tetapi hati-hati dengan tambahan gula," sarannya.

5. Smoothie

Untuk smoothie, tentunya tergantung bahan yang digunakan, namun kedua ahli ini memiliki versi favorit mereka.

Setiap selesai latihan, Rizzo membuat smoothie yang mengandung yogurt Yunani, buah, dan susu kedelai. Katanya, ini merupakan minuman pemulihan yang kaya protein.

Sementara Kitchin, membuat smoothie yang berisi jus jeruk, yogurt, dan banyak buah.

Apakah Air Kelapa Sehat?

Kitchin mengatakan bahwa air kelapa mengandung kalium dan gula alami dalam jumlah kecil, menjadikannya pilihan pengganti air yang sehat dan menyegarkan.

Air kelapa mengandung elektrolit yang mendukung hidrasi, tetapi juga memiliki kalori, sehingga Rizzo menyarankan untuk meminumnya dengan bijak. Pilihlah varian yang tidak mengandung pemanis tambahan.

Secara keseluruhan, meskipun ada banyak pembicaraan tentang manfaat kesehatan dari air kelapa, Kitchin menambahkan bahwa bukti yang mendukung klaim tersebut masih sangat terbatas.

Minuman Apa yang Sebaiknya Dihindari?

Rizzo dan Kitchin mengungkap dua kategori utama yang perlu dihindari, yakni:

1. Soda

"Soda pada dasarnya hanyalah kaleng berisi gula tanpa kandungan gizi lainnya," kata Rizzo.

Rizzo menjelaskan bahwa sebuah kaleng Coke ukuran 12 ons mengandung 39 gram gula tambahan, yang jumlahnya cukup tinggi mengingat sebaiknya seseorang tidak mengonsumsi lebih dari 50 gram gula tambahan per hari.

Selanjutnya, Rizzo menyarankan siapa pun yang suka minum soda untuk lebih bijak dalam memilih jenis soda yang dikonsumsi.

"Jika kamu sangat menyukai rasa soda, pilihlah varian diet untuk menikmati rasa tanpa tambahan gula atau kalori yang tidak perlu. Atau, carilah alternatif soda yang lebih sehat," ujarnya.

Baca Juga: 5 Makanan Fermentasi yang Terbukti Mampu Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Imunitas Tubuh

2. Minuman Beralkohol

Beberapa orang menganggap minuman beralkohol seperti bir sebagai pemuas dahaga.

"Namun, bir dan minuman beralkohol lainnya merupakan diuretik, yang berarti dapat membuatmu sering buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi," kata Rizzo.

"Meskipun kamu mungkin berpikir minuman tersebut menghilangkan dahaga, itu hanya ada di pikiranmu. Nikmati sesekali bir, tetapi jangan terkecoh dengan mengira itu membantu hidrasi," tambahnya.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#air mineral #Dahaga #hidrasi #air putih #minuman sehat #susu