JawaPos.com–Tidur cukup itu penting, tapi pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan tubuhmu? Banyak orang mungkin merasa baik-baik saja dengan tidur singkat, sementara lainnya baru benar-benar segar setelah tidur panjang. Faktanya, kebutuhan tidur kita bisa bervariasi, tergantung usia, gaya hidup, hingga kondisi kesehatan.
Meskipun kebutuhan tidur setiap orang berbeda, ada pedoman umum yang bisa dijadikan acuan. Mengetahui waktu tidur yang ideal bukan hanya soal bangun dengan segar, tetapi juga menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan mental.
Dilansir dari Healthline pada Senin (11/11), inilah rekomendasi waktu tidur yang dibutuhkan untuk segala usia.
Berapa Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan?
Kebutuhan tidur setiap orang memang berbeda, tergantung pada beberapa faktor, seperti usia dan aktivitas harian. Ini berarti tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua orang ketika membicarakan waktu tidur yang dibutuhkan. Namun, ada pedoman umum yang dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak tidur yang ideal.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), durasi tidur yang disarankan berbeda-beda untuk tiap kelompok usia. Ini dia panduan waktu tidur yang bisa kamu jadikan acuan. Kebutuhan tidur berdasarkan usia.
- Dewasa usia 65 tahun ke atas: 7 hingga 8 jam
- Dewasa usia 18 hingga 64 tahun: 7 hingga 9 jam
- Remaja usia 14 hingga 17 tahun: 8 hingga 10 jam
- Anak usia 6 hingga 13 tahun: 9 hingga 11 jam
- Balita usia 3 hingga 5 tahun: 10 hingga 13 jam (termasuk tidur siang)
- Anak usia 1 hingga 2 tahun: 11 hingga 14 jam (termasuk tidur siang)
- Bayi usia 4 hingga 12 bulan: 12 hingga 15 jam (termasuk tidur siang)
- Bayi baru lahir usia 0 hingga 3 bulan: 14 hingga 17 jam
Jadi, semakin tua, kebutuhan tidur cenderung berkurang. Namun, bagi anak-anak dan remaja, tidur yang cukup sangat penting untuk perkembangan fisik dan mental mereka. Pastikan kamu mengikuti pedoman ini agar tubuh dan pikiran tetap dalam kondisi terbaik!
Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Tidur
Tiap orang mungkin memerlukan durasi tidur yang berbeda dari yang direkomendasikan, tergantung pada beberapa faktor. Berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tidur:
- Faktor Genetik
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik turut menentukan berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan setiap malam. Gen tertentu bisa memengaruhi durasi tidur ideal, waktu tidur yang disukai, hingga respons tubuh terhadap kurang tidur.
Sebagai contoh, orang dengan mutasi genetik tertentu mungkin hanya membutuhkan sekitar 6 jam tidur, sedangkan yang tidak memilikinya cenderung membutuhkan sekitar 8 jam. Namun, faktor genetik ini tidak bisa diubah, dan tidak ada cara praktis untuk mengetahui apakah kamu memiliki mutasi tersebut.
Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memperhatikan bagaimana perasaanmu setiap hari. Ini bisa menjadi petunjuk apakah kamu sudah mendapatkan durasi tidur yang sesuai atau belum.
- Kualitas Tidur
Kualitas tidur juga memengaruhi kebutuhan tidurmu. Jika kualitas tidur rendah, kamu mungkin masih merasa lelah meskipun telah tidur dalam durasi yang cukup.
Sebaliknya, dengan kualitas tidur yang baik, kamu bisa merasa lebih segar meskipun durasi tidur sedikit berkurang. Durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang rendah sering kali berhubungan dengan efek negatif, seperti stres. Sebuah studi pada 2019 menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih tinggi.
Jadi, yang perlu kamu perhatikan bukan hanya lamanya tidur, tapi juga kualitasnya. Beberapa gangguan tidur umum seperti sleep apnea bisa menurunkan kualitas tidur. Jika kamu sering merasa tidak tidur nyenyak atau selalu lelah tanpa sebab jelas, ada baiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah