Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

3 Perilaku Orang Tua yang Bikin Kesehatan Mental Anak Makin Stabil

Lania Monica • Senin, 4 November 2024 | 22:30 WIB
Ilustrasi perilaku orang tua pada anak untuk menjaga kesehatan mentalnya agar lebih stabil
Ilustrasi perilaku orang tua pada anak untuk menjaga kesehatan mentalnya agar lebih stabil

JawaPos.com - Orang tua memiliki pengaruh besar terhadap mental health atau kesehatan mental anak, membentuk perilaku dan pandangan hidup mereka sejak usia dini. Para ahli menyarankan perilaku tertentu yang dapat diterapkan oleh orang tua untuk mendukung kesehatan mental anak agar lebih baik dan stabil.

Masa kanak-kanak adalah fondasi utama kesehatan mental yang akan terus berpengaruh hingga dewasa. Karena itulah, orang tua sebagai sosok paling berpengaruh dalam kehidupan anak perlu menerapkan perilaku yang mendukung perkembangan emosional anak.

Hubungan antara anak dan orang tua seharusnya menjadi tempat aman di mana anak bisa tumbuh secara emosional dan mental. Sayangnya, terkadang orang tua tanpa sadar justru membebani anak dengan ekspektasi atau ambisi pribadi yang tidak tercapai, seperti yang diungkapkan oleh psikolog Swiss, Carl Jung: "Beban terbesar yang harus ditanggung seorang anak adalah kehidupan orang tuanya yang tidak pernah terwujud."

Dilansir dari laman Hindustan Times, Senin (4/11), berikut ini adalah tiga perilaku penting yang dapat diterapkan oleh orang tua untuk mendukung kesehatan mental anak mereka:

1. Beri Perhatian yang Konstruktif kepada Anak

Kadang, yang dibutuhkan seorang anak hanyalah didengar, meskipun seringkali hal ini dianggap remeh dengan anggapan, "Apa yang anak bisa katakan?". Ketika anak merasa didengarkan, mereka merasa dihargai dan dipahami.

Langkah pertama untuk membangun hubungan positif antara orang tua dan anak adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Anak cenderung lebih terbuka kepada orang tua yang mau mendengarkan mereka.

Seperti yang dijelaskan oleh psikolog Vishakha Lanjewar, "Memberikan perhatian yang konstruktif saat berbicara atau bermain dengan anak akan membantu orang tua memahami kebutuhan anak yang sebenarnya. Meluangkan waktu dengan mereka, menonton kartun kesukaan mereka, atau melibatkan mereka dalam aktivitas tertentu dapat membangun hubungan positif serta meningkatkan rasa empati."

2. Hargai dan Berikan Penghargaan pada Anak

Anak-anak membutuhkan dorongan dan dukungan yang positif. Hal ini penting untuk membangun rasa percaya diri dan membuat mereka merasa didukung dalam usaha mereka.

Vishakha Lanjewar menekankan bahwa, "Memberikan dorongan positif secara teratur memotivasi anak untuk belajar dan membangun rasa ingin tahu. Saat menghadapi perilaku yang kurang adaptif, orang tua bisa mengajak anak berdiskusi tentang hal yang benar dan salah, yang akan membantu mereka dalam pengambilan keputusan. Penghargaan dapat menjadi fondasi untuk perilaku positif pada anak."

3. Terapkan Pendekatan Holistik

Untuk mendukung kesehatan mental anak secara optimal, orang tua perlu menerapkan pendekatan yang holistik. Hal ini melibatkan kesejahteraan fisik dan mental anak agar menghasilkan perkembangan yang menyeluruh. Orang tua sebaiknya mendorong anak untuk melakukan aktivitas fisik, menetapkan tujuan yang realistis, serta membantu anak dalam memecahkan masalah.

Baca Juga: Sakit di Lengan Bagian Bawah? Ini Penjelasan Lengkap Tentang Forearm Tendonitis dan Solusi Perawatannya

Vishakha Lanjewar menjelaskan, "Ada hubungan positif antara kesehatan fisik dan kesehatan mental yang dapat dicapai melalui pola makan seimbang, paparan sinar matahari yang cukup, serta aktivitas fisik rutin. Orang tua juga harus menghindari membandingkan anak dengan orang lain karena hal ini dapat menimbulkan perasaan gagal dan menurunkan semangat serta kepercayaan diri mereka. Sebaliknya, apresiasi terhadap pencapaian anak dan membantu mereka meraih tujuan secara bertahap akan meningkatkan motivasi mereka."

Dengan menerapkan tiga perilaku ini, orang tua bisa membangun lingkungan yang mendukung bagi perkembangan mental anak secara optimal. Di dunia yang semakin kompleks, upaya ini tidak hanya memperkuat kesehatan mental anak, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara orang tua dan anak. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kesehatan mental #parenting #mental health #stabil #orang tua #anak