Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Makanan Berlemak Tak Selalu Buruk, Simak 9 Makanan Tinggi Lemak tapi Baik untuk Tubuh dan Memberikan Sejumlah Manfaat

Lania Monica • Jumat, 11 Oktober 2024 | 21:32 WIB
Ilustrasi makanan berlemak yang baik bagi tubuh. (pexels)
Ilustrasi makanan berlemak yang baik bagi tubuh. (pexels)

JawaPos.com–Selama bertahun-tahun, lemak dalam makanan sering dihindari dan dianggap sebagai penyebab utama penyakit jantung. Namun, penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa lemak sebenarnya dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan bijak.

Berbagai jenis makanan berlemak seperti produk susu, telur, dan makanan berbasis tumbuhan seperti alpukat, mengandung nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh. Termasuk protein, serat, dan vitamin esensial.

Meski demikian, Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan agar lemak jenuh tetap dibatasi kurang dari 10 persen dari total asupan kalori harian. Beberapa lemak jenuh, seperti yang ditemukan dalam produk susu, mungkin tidak memiliki dampak negatif yang sama dengan lemak jenuh dalam daging merah.

Memilih makanan berlemak penuh dibandingkan versi rendah lemak atau bebas lemak bisa lebih menguntungkan karena biasanya lebih sedikit diproses dan lebih rendah gula serta karbohidrat. Dilansir dari laman Healthline, Jumat (11/10), berikut adalah 9 makanan berlemak tinggi yang memberikan manfaat kesehatan luar biasa.

Alpukat

Alpukat adalah buah yang unik karena mayoritas buah umumnya mengandung karbohidrat, sementara alpukat kaya akan lemak. Bahkan, sekitar 80 persen kalori dalam alpukat berasal dari lemak, membuatnya lebih tinggi lemak daripada sebagian besar makanan hewani.

Alpukat juga menjadi salah satu sumber kalium terbaik, dengan memberikan 15 persen dari Nilai Harian (DV) per sajian 150 gram. Alpukat juga kaya akan senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, alpukat adalah sumber serat yang baik, yang bermanfaat untuk pencernaan, kesehatan jantung, dan manajemen berat badan.

Keju

Keju sering kali dianggap kurang sehat, tetapi sebenarnya sangat bergizi. Keju kaya akan kalsium, vitamin B12, fosfor, dan selenium, serta mengandung banyak nutrisi lainnya.

Keju juga kaya protein, dengan satu ons (28 gram) keju mengandung 6 gram protein, hampir setara dengan segelas susu. Menariknya, produk susu berlemak penuh seperti keju tidak meningkatkan risiko penyakit jantung seperti yang pernah diperkirakan sebelumnya.

Cokelat hitam

Cokelat hitam adalah makanan bernutrisi yang menyamar sebagai camilan lezat. Cokelat hitam tinggi lemak, dengan sekitar 65 persen kalori berasal dari lemak. Penting untuk memilih cokelat hitam dengan setidaknya 70 persen kakao, karena varian lain mengandung lebih banyak gula tambahan dan lebih rendah nutrisi serta antioksidan. Cokelat hitam mengandung serat, zat besi, magnesium, serta antioksidan seperti resveratrol dan epikatekin, yang berpotensi memiliki efek anti-penuaan dan meningkatkan performa.

Telur utuh

Telur utuh dulu dianggap tidak sehat karena kuning telurnya tinggi kolesterol dan lemak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dalam telur tidak secara negatif memengaruhi kadar kolesterol dalam darah bagi kebanyakan orang.

Selain itu, telur sangat padat nutrisi, dengan kandungan berbagai vitamin dan mineral, termasuk kolin yang penting untuk kesehatan otak dan saraf. Telur juga ramah untuk diet penurunan berat badan karena tinggi protein, yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, trout, makarel, sarden, dan herring adalah sumber protein hewani yang paling bergizi. Ikan-ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung, protein berkualitas tinggi, serta berbagai vitamin dan mineral.

Konsumsi ikan berlemak secara rutin dapat meningkatkan fungsi kognitif, mengatur kadar gula darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, walnut, dan macadamia, sangat menyehatkan. Mereka tinggi lemak sehat, serat, dan merupakan sumber protein nabati yang baik. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin E dan magnesium, mineral yang sering kali kurang dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Studi menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kacang-kacangan memiliki tingkat obesitas lebih rendah dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Chia Seed

Biji chia mungkin tidak dianggap sebagai makanan berlemak, tetapi sebenarnya mengandung 11 gram lemak dalam setiap ons (28 gram). Sebagian besar kalori dalam biji chia berasal dari lemak, khususnya asam lemak omega-3 yang sehat. Biji chia juga memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah dan memiliki efek anti-inflamasi.

Minyak zaitun extra virgin

Minyak zaitun extra virgin adalah salah satu makanan berlemak yang paling sehat. Minyak ini tinggi asam oleat, asam lemak dengan sifat anti-inflamasi yang kuat. Lemak ini merupakan komponen penting dalam diet Mediterania, yang telah terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung, pengaturan gula darah, dan manajemen berat badan.

Yogurt

Yogurt kaya akan nutrisi yang sama dengan produk susu berlemak lainnya. Yogurt juga sarat dengan probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan membantu dalam manajemen berat badan serta mengurangi risiko penyakit jantung.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#kesehatan #penelitian #lemak #jantung #berat badan