JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Kuningan menyebut pertumbuhan ekonomi mencapai 6,94 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026.
Angka itu menempatkan Kabupaten Kuningan pada peringkat keempat di Jawa Barat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kuningan Wawan mengatakan, capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih tumbuh positif di tengah dinamika perekonomian.
Baca Juga: Disperdagin Cirebon Catat Retribusi Pasar Sumbang PAD Rp 2,5 Miliar
“Pada triwulan II Kabupaten Kuningan berada di posisi keempat di Jawa Barat, setelah Kabupaten Garut, Majalengka, dan Tasikmalaya,” kata Wawan dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, kinerja ekonomi Kuningan juga terlihat pada triwulan I 2026, ketika pertumbuhan ekonomi daerah itu tercatat sebesar 7,01 persen dibandingkan triwulan IV 2025.
Pada periode tersebut, kata dia, Kuningan menempati posisi kedua pertumbuhan ekonomi kabupaten di Jawa Barat setelah Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: Mendikdasmen Sebut Revitalisasi SD di Cirebon Benahi Fasilitas Belajar
Lebih lanjut, dia mengemukakan laju pertumbuhan ekonomi Kuningan sepanjang 2025 tercatat sebesar 6,98 persen, dengan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku daerah Rp 34,2 juta.
Sedangkan, kata dia, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) secara keseluruhan total PDRB Kabupaten Kuningan pada 2025 tembus di angka Rp41,96 triliun.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi tersebut perlu diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Terutama melalui penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya diukur melalui indikator statistik, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dia mengatakan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan, yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Kembangkan Urban Farming di Setiap RW
Dian menyebutkan, pemerintah daerah akan memfokuskan pembangunan pada penguatan sektor pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta investasi.
Selain itu, pemerintah daerah berupaya memperbaiki berbagai sektor ekonomi agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat aktivitas usaha di berbagai sektor,” tutur Wawan.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Angkat Keunikan Pecinan untuk Daya Tarik Wisata
Sedangkan, dari data yang dihimpun menunjukkan realisasi investasi di Kabupaten Kuningan pada triwulan II 2026 telah mencapai Rp 379 miliar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah