Pemkot Cirebon Pasok 15.000 Liter Air Per Pekan untuk Bantu Warga

Antara • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:34 WIB
 
Fasilitas bak penampungan air bersih di Kampung Cadas Ngampar, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Fasilitas bak penampungan air bersih di Kampung Cadas Ngampar, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Pemerintah Kota Cirebon menyiapkan pasokan 15.000 liter air bersih setiap pekan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Kampung Cadas Ngampar, Kelurahan Argasunya. Bantuan diberikan selama musim kemarau 2026.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, pasokan tersebut setara dengan tiga tangki air dan akan digunakan untuk mengisi bak penampungan yang menjadi sumber air warga di kawasan tersebut.

"Kapasitas bak penampung ini sekitar 15.000 liter atau tiga tangki per minggu. Kebutuhan air bersih warga dapat dibantu melalui penyaluran ini," terang Siti Farida Rosmawati dilansir dari Antara.

Baca Juga: Pemkab Kuningan Gunakan SKPG Salurkan Bantuan Tepat Sasaran

Dia menjelaskan, keputusan penyaluran air dilakukan setelah dirinya melihat langsung kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat. BPBD dan Perumda Air Minum Kota Cirebon turut dilibatkan dalam tindak lanjut pemenuhan kebutuhan air bersih di Cadas Ngampar.

Dia mengatakan, pemerintah juga membuka kemungkinan memperluas jaringan distribusi karena pipa yang tersedia saat ini, belum mampu menjangkau seluruh warga di kawasan tersebut.

"Untuk sementara, pipa-pipa kecil yang sudah tersalurkan ini informasinya baru mencakup 90 KK. Nanti akan ada pengajuan lagi untuk penambahan pipa ke KK lainnya," ujar Siti Farida Rosmawati.

Baca Juga: DPKP Kota Cirebon Perkuat Upaya Pencegahan Kebakaran Lahan

Farida menegaskan penyediaan air bersih akan terus difasilitasi pemerintah karena penurunan debit sumber air, menjadi persoalan yang kerap muncul ketika kemarau berlangsung cukup panjang.

Sementara itu, Ketua RW 08 Kelurahan Argasunya Khaerudin mengatakan pengisian bak penampungan oleh pemerintah membantu warga setelah persediaan air di tempat tersebut sempat kosong. Masyarakat di wilayahnya masih mengandalkan sumur bor dan sumur gali, tetapi debit air berkurang ketika musim kemarau sehingga kebutuhan air tidak selalu dapat dipenuhi secara optimal.

"Pasokan air sebenarnya masih ada. Hanya saja karena musim kemarau panjang, volumenya menjadi terbatas," ujar Khaerudin.

Menurut dia, bak penampungan yang berada di RT 05 digunakan sekitar 300 KK di sekitar lokasi untuk memperoleh air ketika pasokan sumur menurun. Dia menambahkan sebagian wilayah Cadas Ngampar masih memiliki kualitas air sumur yang layak digunakan, meski terdapat titik tertentu di kawasan Maja Pasir yang air sumurnya terasa asin.

"Secara keseluruhan, RW 08 dihuni sekitar 3.848 jiwa sehingga penguatan jaringan distribusi air dinilai penting agar bantuan pasokan air bersih dapat dirasakan lebih banyak warga," ucap Khaerudin.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
musim kemarau air bersih kota cirebon