Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

DPKP Kota Cirebon Perkuat Upaya Pencegahan Kebakaran Lahan

Antara • Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:40 WIB
Balai Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Balai Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon memperkuat upaya pencegahan kebakaran lahan. Hal itu salah satunya dilakukan dengan mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan Angin Kumbang.

Kepala DPKP Kota Cirebon Andi Riskiyanto mengatakan, kondisi cuaca kering yang disertai Angin Kumbang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran di lahan terbuka maupun permukiman.

"Memasuki musim kemarau yang disertai Angin Kumbang, potensi kebakaran menjadi lebih besar. Karena itu kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Cirebon agar lebih waspada," kata Andi Riskiyanto dilansir dari Antara.

Baca Juga: Investasi di Kota Cirebon Capai Rp 489,15 Miliar pada Semester I 2026

Menurut dia, dalam beberapa pekan terakhir petugas DPKP hampir setiap hari menerima laporan kebakaran lahan di sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon. "Kebakaran lahan yang kami tangani banyak disebabkan oleh pembakaran sampah. Api kemudian terbawa angin dan menyebar ke lokasi lain," ujar Andi Riskiyanto.

Untuk mencegah kejadian serupa, DPKP meminta masyarakat tidak membakar sampah maupun rumput, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin bertiup cukup kencang. Andi menegaskan pembakaran sampah tidak hanya berisiko memicu kebakaran, tetapi juga dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan daerah yang berlaku.

Selain itu masyarakat diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala, khususnya kabel yang sudah tua, rusak, atau mengalami gigitan tikus, karena berpotensi menyebabkan korsleting dan memicu kebakaran. DPKP juga mengingatkan warga memastikan regulator dan selang kompor gas masih dalam kondisi layak serta tidak mengalami kerusakan yang dapat menyebabkan kebocoran.

Baca Juga: Disnaker Indramayu Gencarkan Sosialisasi Tunda Calon PMI Punya Balita

Dia mengatakan, upaya pencegahan lainnya dilakukan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok, harus dipastikan benar-benar padam sebelum dibuang karena dapat menjadi sumber api saat kondisi lingkungan kering.

Dia mengatakan pengawasan terhadap anak-anak turut ditekankan karena beberapa kebakaran lahan sebelumnya bermula dari aktivitas anak-anak bermain api tanpa pengawasan orang tua.

"Anak-anak perlu diawasi. Ada beberapa kejadian kebakaran lahan yang berawal dari anak-anak bermain api. Untungnya bisa segera ditangani, tetapi tentu akan lebih baik jika dicegah sejak awal," ungkap Andi Riskiyanto.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat lingkungan, DPKP mendorong masyarakat menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), termasuk di setiap lingkungan Rukun Warga (RW), serta segera melaporkan apabila menemukan api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
kebakaran lahan DPKPP musim kemarau kota cirebon