Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Cirebon Susun Strategi Guna Memperluas Akses Pendidikan

Antara • Selasa, 9 Juni 2026 | 08:50 WIB
 
Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyusun strategi untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal itu guna memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon Dangi mengatakan, pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah (pemda) dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pesan bupati sangat sederhana, bagaimana caranya agar semua anak di Kabupaten Cirebon bisa bersekolah. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah,” kata Dangi dalam keterangannya seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: DLH Cirebon Fokuskan Pengolahan Limbah Kerang Hijau untuk Pertanian

Dia mengatakan upaya memastikan seluruh anak mengenyam pendidikan memerlukan kerja sama berbagai pihak, mengingat tantangan pendidikan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Pemda terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kemampuan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter peserta didik.

Pemda, lanjut dia, telah mengikuti Pertemuan Refleksi dan Perencanaan Daerah Mitra bersama Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) untuk mengevaluasi capaian program pendidikan periode 2025-2026, sekaligus menyusun rencana kerja tahun 2026-2027.

"Program pendampingan ini memiliki peran penting dalam memperkuat sektor pendidikan di daerah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat," ujar Dangi.

Baca Juga: Pemkab Kuningan Sebut Seren Taun Jadi Simbol Persatuan Keberagaman

Sementara itu Deputy Program Director Development Priorities INOVASI Feiny Santosa mengatakan, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara inklusif agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara. Keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan perencanaan yang matang, serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan.

Dia menyebutkan tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program pendidikan, yakni perencanaan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen jangka panjang.

"Rencana yang disusun harus realistis, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar siswa," ujar Feiny.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bapperinda #cirebon #sdm #pendidikan