Sabtu, 1 Agustus 2026
Logo

DLH Cirebon Fokuskan Pengolahan Limbah Kerang Hijau untuk Pertanian

Selasa, 9 Jun 2026 | 08:41 WIB

Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono (tengah). (Fathnur Rohman/Antara)
Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono (tengah). (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon memfokuskan program pengelolaan limbah cangkang kerang hijau menjadi bahan pendukung sektor pertanian. Hal itu sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan di kawasan pesisir.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono mengatakan, sedang menghitung kebutuhan anggaran untuk mendukung pengelolaan limbah itu dari hulu hingga hilir. Perencanaan anggaran itu mencakup kebutuhan pengangkutan, pengolahan, hingga produksi agar limbah kerang hijau dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak lagi menumpuk di lingkungan pesisir.

“Cangkang kerang hijau memiliki potensi untuk diolah menjadi tepung yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembenahan tanah pada lahan pertanian,” kata Dede Sudiono dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, hasil kajian yang dilakukan menunjukkan tepung kerang hijau mampu membantu meningkatkan tingkat keasaman tanah. Selama ini, hal itu menjadi salah satu kendala produktivitas pertanian.

Menurut dia, rata-rata pH tanah di Kabupaten Cirebon berada di kisaran 5, sedangkan penggunaan tepung kerang hijau berpotensi meningkatkan pH hingga mendekati angka 6 yang lebih sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

“Pemanfaatan limbah kerang hijau menjadi produk pendukung pertanian dapat memberikan manfaat ganda, karena selain mengurangi pencemaran lingkungan juga membuka peluang nilai tambah ekonomi,” ujar Dede Sudiono.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak pelaku usaha kerang hijau ikut berperan dalam pengelolaan limbah dengan mendukung pembiayaan pengolahan agar program itu dapat berjalan secara berkelanjutan. Dia menambahkan keberhasilan pengelolaan limbah kerang hijau membutuhkan kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar manfaat ekonomi maupun lingkungan dapat dirasakan secara luas.

“Kami berharap limbah kerang hijau yang selama ini menjadi persoalan di kawasan pesisir, dapat diubah menjadi produk bernilai guna yang membantu meningkatkan kualitas lahan pertanian sekaligus mengurangi timbunan sampah,” ucap Dede Sudiono.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Polisi Ungkap Jaringan Penadah Motor Curian Lintas Provinsi di Cirebon

Polisi Ungkap Jaringan Penadah Motor Curian Lintas Provinsi di Cirebon

Polres Cirebon Kota mengungkap jaringan penadah motor hasil curian lintas provinsi yang diduga telah memperdagangkan sekitar 100 unit motor curian dalam setahun

Disnaker Kota Cirebon Catat 132 Warga Daftar Jadi Calon PMI pada 2026

Disnaker Kota Cirebon Catat 132 Warga Daftar Jadi Calon PMI pada 2026

Disnaker Kota Cirebon mencatat sebanyak 132 warga mendaftarkan diri sebagai calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga Mei 2026. Malaysia dan Taiwan masih menjadi negara tujuan paling diminati.

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Kabupaten Cirebon mengkaji sejumlah solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap layanan pendidikan di sekolah-sekolah pesisir

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia