Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Antara • Minggu, 3 Mei 2026 | 16:59 WIB
Bupati Cirebon Imron. (Fathnur Rohman/Antara)
Bupati Cirebon Imron. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan penyaluran bantuan pendidikan disusun berdasar kondisi kebutuhan di lapangan. Kebijakan itu dilakukan melalui mekanisme musyawarah bersama DPRD setempat.

Bupati Cirebon Imron mengatakan, proses penentuan bantuan tersebut, dilakukan secara bersama antara pemerintah daerah dan legislatif agar tepat sasaran.

”Bantuan itu berdasarkan hasil musyawarah dengan dewan dan disesuaikan dengan kebutuhan yang paling prioritas,” kata Imron dilansir dari Antara di Cirebon.

Baca Juga: Pemkab Majalengka Sebut IPM Naik Berkat Penguatan Sektor Pendidikan

Dia menegaskan pendekatan tersebut penting, untuk menjamin pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, bantuan yang diberikan dapat lebih efektif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, Imron menyebut pendidikan menjadi program utama dalam pembangunan daerah karena berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

”Pendidikan ini program paling utama. Mau sehat, ekonomi, budaya, semua berawal dari pendidikan,” ujar Imron.

Baca Juga: Pemkab Majalengka Prioritaskan Perbaikan Ruang Kelas Ambruk

Dia menekankan  pentingnya peran guru dalam mendukung keberhasilan pendidikan, terutama dalam membentuk pola pikir generasi muda.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hasan Basori menyatakan, mendukung penyaluran bantuan, yang berbasis pada prioritas kebutuhan di lapangan. Keterlibatan DPRD dalam proses tersebut merupakan bagian dari fungsi penganggaran dan pengawasan agar program berjalan sesuai arah pembangunan.

Selain itu, Hasan menilai pendekatan berbasis kebutuhan akan memperkuat dampak bantuan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon.

”Pendidikan menjadi prioritas karena merupakan mandatory yang sudah diarahkan dalam regulasi,” ungkap Hasan.

Pendidikan merupakan sektor prioritas yang tidak hanya diamanatkan regulasi, tetapi juga sejalan dengan nilai kearifan lokal Cirebon. Dia menyebut filosofi Sunan Gunung Jati yakni Ingsun Titip Tajug, sebagai pengingat pentingnya menjaga dan mengembangkan pendidikan di masyarakat.

”DPRD mendukung program prioritas Bupati Cirebon, terutama di sektor pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ucap Hasan Basori.

Baca Juga: Kemenhaj Prioritaskan Layanan untuk Calon Haji Lansia dan Difabel

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bantuan pendidikan #dprd #pemkab cirebon