Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Majalengka Prioritaskan Perbaikan Ruang Kelas Ambruk

Antara • Minggu, 3 Mei 2026 | 16:39 WIB
Kondisi tiga ruang kelas di SDN 3 Mirat, Majalengka. (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi tiga ruang kelas di SDN 3 Mirat, Majalengka. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Majalengka memprioritaskan perbaikan tiga ruang kelas yang ambruk di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding. Perbaikan dilakukan melalui skema pendanaan belanja tidak terduga (BTT).

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, telah meninjau langsung kondisi ruang kelas tersebut untuk memastikan penanganan darurat segera dilakukan setelah kejadian ambruknya atap pada Jumat (1/5). Percepatan perbaikan menjadi fokus utama agar kegiatan belajar mengajar, tidak terganggu dalam waktu lama dan dipastikan pula tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Eman telah menginstruksikan dinas terkait agar perbaikan dilakukan secepatnya, menggunakan dana BTT tanpa menunggu perubahan anggaran.

Baca Juga: Kemenhaj Prioritaskan Layanan untuk Calon Haji Lansia dan Difabel

”Saya minta perbaikan dilakukan cepat, dengan standar yang baik dan ada jaminan kualitas. Pengawasan harus lebih ketat,” ujar Eman Suherman dilansir dari Antara.

Dari hasil peninjauan, kata dia, ambruknya atap di sekolah tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu dalam durasi cukup lama. Namun, pemerintah daerah juga menemukan adanya persoalan teknis pada konstruksi bangunan yang memperparah kerusakan.

Dia menyebutkan salah satunya penggunaan baja ringan dengan ketebalan sekitar 0,75 mm, yang dinilai tidak sesuai standar kekuatan. Selain itu, jarak pada bagian kuda-kuda atap diketahui melebihi 1 meter, padahal jarak ideal maksimal 80 cm.

Baca Juga: Distan Cirebon Gencarkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Dia menegaskan langkah evaluasi harus dilakukan, karena bangunan sekolah itu tergolong baru, yakni dibangun pada 2021.

”Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kualitas pembangunan, terutama untuk fasilitas pendidikan, tidak boleh diabaikan,” tandas Eman Suherman.

Eman menambahkan, telah disiapkan skema sementara dengan memanfaatkan ruang perpustakaan dan mushala sekolah untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran.

”Kami menargetkan kegiatan belajar mengajar sudah kembali berjalan pada awal pekan depan,” ucap Eman Suherman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#belanja tidak terduga #Kabupaten Majalengka #sekolah dasar