Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

BPBD Catat 25 Titik Longsor di Majalengka usai Lebaran

Antara • 2026-03-25 19:18:26
Peristiwa longsor di Majalengka. (BPBD Majalengka/Antara)
Peristiwa longsor di Majalengka. (BPBD Majalengka/Antara)

 

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat sedikitnya 25 titik longsor terjadi di wilayah selatan daerah itu. Hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (23/3) malam atau usai Lebaran 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Agus Tamim mengatakan, puluhan titik longsor tersebut tersebar di 11 desa. Mayoritas kejadian berada di Kecamatan Lemahsugih.

”Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan relawan, kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan kaji cepat,” kata Agus Tamim dilansir dari Antara.

Baca Juga: Dishub Catat 220 Ribu Kendaraan Melintas di Pantura Cirebon hingga Rabu

Dia mengatakan pendataan terus dilakukan untuk memastikan jumlah titik terdampak, serta kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana. Selain longsor, BPBD juga mencatat adanya kejadian pergerakan tanah di beberapa titik, banjir bandang di Desa Margajaya, serta satu rumah warga yang tersambar petir di Blok Pasir Cabe, Desa Sinargalih.

Menurut dia, wilayah selatan Majalengka memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap bencana longsor, terutama ketika curah hujan meningkat dalam waktu lama. BPBD Majalengka telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI-Polri, serta relawan untuk melakukan penanganan darurat di sejumlah lokasi terdampak.

Dia menjelaskan penanganan dilakukan berupa pembersihan material longsor, yang menutup akses jalan desa serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Beberapa akses jalan desa sempat tertutup material longsor, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Baca Juga: Pemkot Cirebon Manfaatkan 20 CCTV Pantau Arus Balik Lebaran

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat rangkaian bencana tersebut. Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta TNI-Polri melakukan penanganan di sejumlah titik menggunakan alat berat.

”Tim BPBD, Dinas PUTR dibantu TNI-Polri melakukan perbaikan di beberapa titik yang terkena longsoran dengan menggunakan alat berat, seperti di Jalan Ciranca dan ruas Padarek-Kalapadua,” ujar Agus Tamim.

BPBD memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan penanganan, guna meminimalkan dampak lanjutan bagi masyarakat.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bpbd #longsor #Kabupaten Majalengka