Pemkot Cirebon Manfaatkan 20 CCTV Pantau Arus Balik Lebaran

A
Penulis: Antara❯
Pergerakan kendaraan menuju arah Jakarta di Jalur Pantura Cirebon, Rabu (25/3) sore. (Fathnur Rohman/Antara)
Pergerakan kendaraan menuju arah Jakarta di Jalur Pantura Cirebon, Rabu (25/3) sore. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon memanfaatkan 20 kamera pengawas (CCTV) untuk memantau arus balik Lebaran 2026. CCTV ditempatkan di sejumlah ruas jalan utama guna memastikan lalu lintas tetap lancar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon Andi Armawan mengatakan, pemantauan melalui CCTV dilakukan secara real time. Hal itu agar petugas dapat segera merespons jika terjadi kepadatan kendaraan.

”Kami bisa memantau pergerakan kendaraan secara menyeluruh. Artinya jika terjadi kepadatan, penanganan bisa langsung dilakukan,” kata Andi Armawan dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, pemanfaatan teknologi tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam pengendalian lalu lintas. Khususnya pada periode mudik dan arus balik Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan volume kendaraan.

Menurut dia, pengalaman saat puncak arus mudik sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan lalu lintas dengan dukungan sistem pemantauan visual. Kendaraan sempat tersendat di beberapa titik masuk Kota Cirebon pada masa mudik, namun kondisi tersebut dapat segera diurai setelah petugas memantau situasi melalui CCTV.

Selain mengandalkan teknologi, lanjut Andi Armawan, Dishub Kota Cirebon juga melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran kendaraan selama arus balik. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyesuaikan durasi lampu lalu lintas, dari sebelumnya 60 detik menjadi 90 detik agar arus kendaraan dari berbagai arah tetap seimbang.

Dishub juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat, untuk mengatur pergerakan kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan di wilayah kota. Menurut Andi, kebijakan untuk tetap membuka jalur putar balik (u-turn) di beberapa titik dinilai efektif dalam mengurangi potensi penumpukan kendaraan.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyebut kondisi arus balik Lebaran tahun ini relatif lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya.

”Arus balik memang mulai meningkat, tetapi masih dalam kondisi terkendali dan lancar,” ungkap Effendi Edo.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Artikel Terkait

Menekraf Teuku Riefky Harsya Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf di Cirebon

Menekraf Teuku Riefky Harsya Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf di Cirebon

Menekraf Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif di Kota Cirebon seiring munculnya inovasi aplikasi untuk mendukung aktivitas penulis dan pengembangan UMKM

Dinkes Nyatakan Tak Ada Korban Jiwa akibat Keracunan MBG, Para Korban Sudah Mendapat Perawatan

Dinkes Nyatakan Tak Ada Korban Jiwa akibat Keracunan MBG, Para Korban Sudah Mendapat Perawatan

korban keracunan massal diduga dari pemberian makanan program MBG di Kota Cirebon masih mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit

Dishub Kota Cirebon Proyeksikan PBJT Listrik Rp 39 Miliar pada 2026

Dishub Kota Cirebon Proyeksikan PBJT Listrik Rp 39 Miliar pada 2026

Dishub Kota Cirebon memproyeksikan penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik pada 2026 dapat mencapai sekitar Rp 39 miliar

Berita Terkini

Populer