JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menerapkan rekayasa lalu lintas berupa kanalisasi kendaraan di rest area 207A Tol Palimanan-Kanci (Palikanci). Hal itu guna mencegah kepadatan yang dapat mengganggu arus lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, langkah tersebut dilakukan menyusul adanya peningkatan kendaraan yang masuk dan beristirahat di kawasan rest area tersebut. Hingga Minggu (15/3) pukul 13.53 WIB, petugas mulai melihat adanya peningkatan jumlah kendaraan yang berhenti di rest area 207A Palikanci.
”Memang kita melihat ada peningkatan kendaraan yang beristirahat di rest area. Ini bisa menjadi indikator adanya tanda-tanda peningkatan arus mudik Lebaran,” kata Eko Iskandar dilansir dari Antara.
Baca Juga: Kemenag Kuningan Sediakan Sembilan Masjid Ramah Pemudik Jelang Lebaran
Meski demikian, Eko menyampaikan secara umum kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota masih terpantau kondusif dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kepolisian telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis baik di jalur tol maupun jalur arteri yang melintasi wilayah Cirebon untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Dia menjelaskan, pemantauan arus kendaraan di ruas tol dilakukan dengan berkoordinasi bersama pengelola jalan tol, yang memiliki data lalu lintas kendaraan secara berkala.
”Untuk data kendaraan per menit di ruas tol kami masih berkoordinasi dengan pengelola tol yang memiliki data tersebut,” ujar Eko Iskandar.
Baca Juga: Polresta Cirebon Prediksi Puncak Arus Mudik di Ruas Tol pada 17 Maret
Sementara itu, Kapolres menyampaikan pemantauan di jalur arteri dilakukan melalui pengamatan langsung petugas di lapangan. Sebab, belum dilengkapi sistem penghitungan lalu lintas otomatis.
Eko menuturkan peningkatan arus kendaraan juga dapat terlihat dari mobilitas kendaraan, yang keluar masuk gerbang tol menuju wilayah Cirebon. Pada Minggu (15/3) sekitar pukul 12.00 WIB, kondisi rest area 207A sempat terlihat cukup padat karena bertepatan dengan waktu istirahat dan makan siang para pengguna jalan.
”Pukul 12.00 WIB kemarin, kami melihat rest area lumayan padat karena banyak pengguna jalan yang beristirahat,” ungkap Eko Iskandar.
Untuk mengantisipasi kepadatan, lanjut dia, petugas menerapkan sistem kanalisasi kendaraan agar arus keluar masuk rest area tetap berjalan lancar.
”Apabila dibutuhkan dan kanalisasi tidak lagi mampu mengurai antrean, kami akan melakukan penutupan sementara rest area agar tidak mengganggu arus lalu lintas di tol,” ucap Eko Iskandar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah