Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

PAM Cirebon Pasang Adaptor Flensa untuk Percepat Perbaikan Pipa Bocor

Antara • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:16 WIB
Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari. (Fathnur Rohman/Antara)
Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon memasang peralatan khusus berupa adaptor flensa untuk mempercepat penyempurnaan perbaikan jaringan pipa. Sebelumnya jaringan pipa mengalami kebocoran akibat kerusakan mendadak sejak Rabu (4/2).

Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari mengatakan, saat ini aliran air kepada pelanggan sudah kembali normal setelah dilakukan uji coba aliran, normalisasi, dan evaluasi lapangan.

”Dari hasil evaluasi memang masih ada kebocoran kecil, karena kemarin penanganannya bersifat darurat, tanpa perencanaan, akibat pipa yang tiba-tiba pecah,” kata Sofyan Satari seperti dilansir dari Antara.

Pada tahap awal, pihaknya melakukan penanganan dengan kondisi dan peralatan yang tersedia agar layanan air bersih kepada masyarakat bisa segera pulih. Setelah situasi dinilai terkendali, dilakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan metode dan alat yang paling tepat guna menyempurnakan perbaikan jaringan pipa tersebut.

Dia menjelaskan, sebagian peralatan yang dibutuhkan saat ini sudah tiba, sedangkan sisanya masih dalam proses pengiriman yang ditargetkan segera lengkap dalam waktu dekat.

”Kalau semua alat sudah siap, kami akan lakukan penyempurnaan agar tidak ada lagi kebocoran,” ujar Sofyan Satari.

Dia menyampaikan proses penyempurnaan perbaikan pipa rencananya dilakukan pada malam hari, saat pemakaian air oleh pelanggan relatif rendah. Sehingga tidak mengganggu distribusi kepada masyarakat.

Sofyan memastikan pengerjaan lanjutan ini tidak akan memakan waktu lama karena seluruh persiapan teknis sudah dilakukan sejak awal. ”Kemarin berbeda karena kejadiannya tidak terduga, tanpa persiapan. Kalau yang ini sudah direncanakan, jadi kami optimistis tidak akan mengganggu pelanggan,” papar Sofyan Satari.

Dia menyebutkan peralatan yang digunakan dalam penyempurnaan perbaikan tersebut meliputi dua unit adaptor flensa, pipa baja berdiameter satu inci, serta dua flensa baja yang dilas langsung ke pipa baja. Pemasangan peralatan itu untuk memastikan sambungan pipa lebih kuat dan mencegah potensi kebocoran kembali.

”Intinya kami siapkan semua agar tidak ada lagi bocoran. Kalau sudah siap, nanti kami sampaikan informasinya kepada masyarakat,” ucap Sofyan.

PAM Tirta Giri Nata mencatat sekitar 30 ribu pelanggan terdampak gangguan layanan air bersih akibat kebocoran pipa utama di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Jumlah tersebut setara hampir 50 persen dari total pelanggan yang saat ini terdaftar dalam jaringan layanan air bersih di Kota Cirebon.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#perumda air minum #jaringan pipa #PAM #kota cirebon