Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Legislator Jabar Ajak Warga Jaga Kelestarian Lereng Gunung Ciremai

Antara • Sabtu, 29 November 2025 | 15:05 WIB
Ilustrasi kawasan kaki Gunung Ciremai di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara
Ilustrasi kawasan kaki Gunung Ciremai di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara

JawaPos.com–Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tina Wiryawati mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kelestarian kawasan hijau di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Hal itu seiring meningkatnya pembangunan wisata yang berpotensi mengurangi daya dukung lingkungan.

Menurut dia, pelestarian kawasan lereng tidak cukup hanya mengandalkan regulasi, tetapi membutuhkan keterlibatan warga untuk menjaga vegetasi dan struktur tanah.

”Jika dibiarkan, ini akan mengundang bencana. Alam punya batas toleransi dan kita semua harus ikut menjaga,” kata Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati seperti dilansir dari Antara di Kuningan.

Dia menegaskan pembangunan wisata di Gunung Ciremai, harus mengikuti batas ekologis. Agar keberadaan masyarakat di wilayah bawah tidak terpapar risiko bencana hidrometeorologi.

Tina menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif dalam mempertahankan kawasan resapan air, yang menjadi penyangga ekosistem Gunung Ciremai. Sebagai bentuk komitmen, dia telah merintis pengembangan kawasan pelestarian lingkungan di Dusun Mulyaasih Desa Puncak, Kuningan, sejak 2022 dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Program tersebut, kata dia, meliputi penanaman pohon endemik yang mulai langka serta mempertahankan lahan pertanian produktif milik warga. Kawasan Dusun Mulyaasih memiliki fungsi strategis sebagai daerah resapan air, sehingga memerlukan perhatian bersama agar tidak berubah menjadi bangunan permanen.

”Kita ingin menunjukkan bahwa menjaga alam dan memberdayakan ekonomi masyarakat bisa berjalan beriringan,” ujar Tina Wiryawati.

Ketua DPD Gerakan Masyarakat (Gema) Jabar Hejo Kabupaten Kuningan Ali M. Nur mengatakan langkah pelestarian tersebut sangat diperlukan. Sebab, memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kawasan hijau.

”Program pelestarian ini menjadi contoh politik yang berpihak pada keselamatan lingkungan,” ujar Ali M. Nur.

Ali menilai pelibatan masyarakat menjadi kunci, agar program pelestarian tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Warga akan menjadi pihak pertama yang merasakan dampak, jika kawasan resapan berubah fungsi secara masif.

”Kita harus menguatkan kolaborasi ini. Jangan sampai generasi berikutnya mewarisi risiko banjir dan longsor akibat kelalaian kita,” tutur Ali M. Nur.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan komitmen menjaga kelestarian alam dan lingkungan, merupakan aspek penting yang selaras dengan visi pemerintah daerah.

”Visi Kuningan melesat yaitu lestari, menciptakan keseimbangan antara alam dan manusia,” tandas Dian Rachmat Yanuar.

Dia menambahkan, kekayaan alam di Gunung Ciremai telah memberi banyak sekali manfaat bagi masyarakat di Kuningan. Pemerintah daerah kini benar-benar fokus dalam menjaga dan merawat alam.

”Terlebih Kuningan memiliki kelebihan dengan alamnya. Pemkab Kuningan berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan harmonisasi antara alam dan manusia,” papar Dian Rachmat Yanuar.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#dprd jabar #kabupaten kuningan #Bencana hidrometeorologi #gunung ciremai