Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkot Cirebon Libatkan Difabel Dalam Bursa Kerja pada Juli 2025

Antara • Kamis, 12 Juni 2025 | 14:08 WIB
Balai Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Balai Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon memastikan melibatkan kelompok difabel dalam pelaksanaan job fair atau bursa kerja. Kegiatan itu digelar pada pekan ketiga Juli.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon Agus Suherman mengatakan, keterlibatan difabel dalam bursa kerja merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan kesempatan kerja yang setara bagi semua lapisan masyarakat.

”Setiap perusahaan yang ikut serta kami minta menyertakan minimal 1 persen kuota untuk penyandang disabilitas, sesuai regulasi ketenagakerjaan,” kata Agus Suherman seperti dilansir dari Antara.

Pelibatan difabel dalam job fair ini, kata dia, tidak hanya menjadi kewajiban formal. Tapi juga bentuk dukungan terhadap hak-hak kelompok rentan agar bisa berdaya di dunia kerja.

Dia menjelaskan pelaksanaan job fair tersebut rencananya dipusatkan di Grage City Mall, yang melibatkan sedikitnya 35 perusahaan dari berbagai bidang usaha. Pada pelaksanaan tahun lalu, sebanyak 30 perusahaan membuka 1.400 lowongan kerja, yang diikuti 4.000 pencari kerja dari Kota Cirebon maupun daerah sekitarnya.

Agus menuturkan, dari jumlah pelamar itu, tingkat serapan tenaga kerja hanya mencapai sekitar 20 persen, atau sekitar 280 orang yang berhasil diterima setelah proses seleksi selama dua bulan.

”Kami tetap lakukan pengawasan hingga dua bulan setelah acara selesai, untuk memastikan pelamar, termasuk difabel, mendapatkan hasil yang adil dari proses seleksi,” ujar Agus Suherman.

Dia mengakui bahwa tidak semua pelamar mampu memenuhi kualifikasi yang diminta Perusahaan. Pemerintah daerah terus berupaya memperluas peluang kerja bagi semua kelompok masyarakat.

Selain itu, Disnaker juga tengah melakukan job canvasing ke sejumlah perusahaan guna menjaring informasi kebutuhan tenaga kerja yang lebih relevan dan inklusif.

Agus menegaskan job fair tidak sekadar menjadi ajang rekrutmen, melainkan sarana membangun komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan pasar kerja yang terbuka bagi semua.

”Kami ingin memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas. Bursa kerja ini adalah ruang yang harus inklusif,” ucap Agus Suherman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bursa kerja #pemkot cirebon #job fair #difabel