Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Cirebon Upayakan Penurunan Stunting lewat Gemarikan

Antara • Rabu, 7 Mei 2025 | 11:29 WIB
Bupati Cirebon Imron menghadiri program Gemarikan di Kantor DKPP Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Bupati Cirebon Imron menghadiri program Gemarikan di Kantor DKPP Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemkab Cirebon mengupayakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai strategi untuk mempercepat penurunan angka stunting dan gizi buruk.

Bupati Cirebon Imron mengatakan, program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber gizi utama bagi masyarakat. Angka konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon saat ini tercatat 34,46 kilogram per kapita per tahun.

”Masih di bawah rata-rata konsumsi Jawa Barat sebesar 41,54 kilogram dan nasional yang mencapai 56,48 kilogram,” papar Imron seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, peningkatan konsumsi ikan penting dilakukan untuk mengatasi permasalahan gizi kronis yang menjadi penyebab utama stunting, terutama pada anak-anak.

”Di Cirebon terdapat 20 desa dengan angka prevalensi di atas 14 persen, dan jumlah anak stunting saat ini mencapai 1.770 anak,” ujar Imron.

Dia menegaskan stunting merupakan masalah gizi jangka panjang akibat kurangnya asupan nutrisi. Sehingga diperlukan intervensi berkelanjutan.

Imron menyebutkan, salah satu Upaya yang dilakukan dengan mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang terjangkau dan bergizi tinggi. Melalui Gemarikan, pemerintah tidak hanya memperkenalkan manfaat ikan bagi kesehatan, juga menyediakan akses produk perikanan berkualitas kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemkab sudah menggelar kegiatan tersebut di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), dengan menggandeng para pelaku UMKM yang mengolah dan menjual produk perikanan.

”Contohnya bazar yang digelar Selasa (6/5), menghadirkan berbagai produk perikanan dan olahan hasil perikanan yang dipasarkan pelaku UMKM dan unit pengolahan ikan lokal,” terang Imron.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon Erus Rusmana menuturkan, kegiatan bazar diikuti 25 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Bazar dapat menjadi jembatan antara pelaku UMKM perikanan dengan konsumen, sehingga mampu mempercepat perputaran ekonomi dan mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pangan bergizi.

”Jika mendapat dukungan lebih banyak, kami ingin kegiatan semacam ini diperluas ke tingkat kecamatan agar pelaku usaha punya akses pasar yang lebih luas,” kata Erus.

DKPP juga mendorong pembentukan forum peningkatan konsumsi ikan di setiap kecamatan sebagai sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya protein ikan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

”Kami berharap masyarakat makin sadar pentingnya ikan sebagai sumber gizi, sehingga ke depan kasus stunting dan gizi buruk di Kabupaten Cirebon dapat terus ditekan,” tutur Erus.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#stunting #gizi buruk #gemarikan #pemkab cirebon