Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah para Dubes LBBP RI yang baru. Ia menekankan bahwa peran duta besar sangat penting dalam memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara Indonesia dengan negara-negara tujuan penempatan.
"Bahwa saya untuk diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," ujar Presiden Prabowo saat membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh seluruh duta besar.
Pelantikan ini menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan diplomasi luar negeri, baik di sektor ekonomi, politik, keamanan, maupun budaya. Presiden berharap para Dubes LBBP RI dapat menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi serta mampu membawa kepentingan nasional ke panggung internasional.
Acara pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan duta besar yang dilantik. Dari 31 nama yang diangkat, beberapa di antaranya ditempatkan di negara-negara strategis, seperti Cecep Herawan yang menjadi Duta Besar untuk Republik Korea, dan Muhsin Syihab yang ditugaskan sebagai Duta Besar untuk Kanada sekaligus perwakilan Indonesia di International Civil Aviation Organization (ICAO).
Selain itu, Junimart Girsang ditunjuk sebagai Duta Besar untuk Italia, merangkap Malta, San Marino, dan beberapa organisasi internasional seperti FAO dan WFP. Sementara itu, Yuyu Sutisna dipercaya sebagai Duta Besar untuk Kerajaan Maroko dan Republik Islam Mauritania.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa para duta besar yang dilantik memiliki tugas besar dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara tujuan, terutama dalam meningkatkan kerja sama ekonomi dan investasi.
"Kami berharap para duta besar dapat menjalankan tugas mereka dengan maksimal, membangun jejaring yang luas, dan membawa manfaat nyata bagi bangsa," ujar Sugiono, dilansir dari setneg.go.id.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa dunia tengah menghadapi tantangan global yang kompleks. Oleh karena itu, ia meminta para dubes untuk bekerja keras dalam memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk dalam bidang perdagangan, keamanan, dan perlindungan WNI di luar negeri.
Setelah prosesi resmi, Presiden dan Wakil Presiden memberikan ucapan selamat kepada para duta besar yang baru dilantik. Para tamu undangan yang hadir turut memberikan apresiasi atas peran penting yang akan dijalankan para diplomat Indonesia di kancah global.
Pelantikan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat diplomasi luar negeri Indonesia, memastikan kepentingan nasional tetap terjaga, serta membangun kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara sahabat.
Editor : Candra Mega Sari