Selasa, 4 Agustus 2026
Logo

Hari Lahir Pancasila 2025, Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Tegas terhadap Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Rabu, 4 Jun 2025 | 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025)
Presiden Prabowo Subianto memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025)

JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan peringatan keras terhadap segala bentuk praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam jajaran pemerintahan. Pernyataan tegas ini ia sampaikan dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025), di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang merugikan rakyat. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil, tanpa kompromi, dan tanpa pandang bulu.
 
"Untuk kesekian kali lagi, di tempat yang bersejarah ini, atas nama rakyat Indonesia, saya peringati semua unsur di semua lembaga: segera benah diri, segera bersihkan diri, karena negara akan bertindak," ujar Presiden dengan penuh ketegasan, dilansir dari setneg.go.id.
 
 
Presiden Prabowo menegaskan bahwa agenda pemberantasan korupsi akan menjadi prioritas utama dalam masa pemerintahannya. Ia menyebut masih banyak oknum yang mencuri uang rakyat dan ini tidak bisa dibiarkan terus berlangsung.
 
"Kekayaan kita sekali lagi sangat besar, tetapi terlalu banyak maling-maling yang mencuri uang rakyat. Dan untuk itu saya bertekad akan menertibkan semua itu," lanjut Presiden dalam pernyataannya yang disambut tepuk tangan hadirin.
 
Presiden juga menyampaikan bahwa kekuatan negara tidak boleh dianggap enteng oleh siapa pun yang mengkhianati kepercayaan rakyat. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan menyingkirkan pihak-pihak yang tidak loyal terhadap bangsa.
 
"Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana," tambah Presiden dengan nada serius.
 
Tidak hanya menyasar pejabat publik, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh rakyat, khususnya generasi muda, untuk aktif mengawasi jalannya pemerintahan. Ia menekankan pentingnya peran publik dalam pengawasan sosial melalui pemanfaatan teknologi.
 
"Melihat pejabat pemimpin melanggar, laporkan. Sekarang kita punya teknologi. Setiap rakyat di desa bisa menggunakan gadget," tegasnya.
 
Presiden mendorong masyarakat untuk berani menyuarakan kebenaran. Ia menyatakan bahwa kehadiran teknologi adalah alat efektif untuk melawan penyelewengan kekuasaan.
 
"Kalau ada bukti pelanggaran, segera siarkan. Jangan terima penyelewengan. Jangan mau terima pejabat yang berbuat sekehendak dirinya dan tidak setia kepada bangsa dan negara," kata Presiden.
 
Pidato Presiden dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 ini menjadi penegasan atas komitmen pemerintahan baru dalam memberantas korupsi dan menjaga integritas negara. Prabowo menyampaikan bahwa perubahan nyata harus dimulai dari keberanian menegakkan keadilan.
 
Presiden juga mengingatkan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam menjalankan kekuasaan. Momentum ini diharapkan menjadi awal konsolidasi nasional melawan korupsi secara sistematis.
 
Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 kali ini menandai awal era baru pemberantasan korupsi di Indonesia. Presiden Prabowo menutup pidatonya dengan ajakan kepada seluruh rakyat untuk bersama-sama menjaga kehormatan bangsa dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan kuat.
 
 


Artikel Terkait

Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Tersangka Dugaan Korupsi, Jadwal Ulang Pemeriksaan Syaefudin Sebagai Tersangka

Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Tersangka Dugaan Korupsi, Jadwal Ulang Pemeriksaan Syaefudin Sebagai Tersangka

Kejati Jabar tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin bersama dua orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi

KPK geledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono terkait penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang

Kejari Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan,  Pemkot Cirebon Serahkan Penyelesaian BPR ke LPS

Kejari Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan, Pemkot Cirebon Serahkan Penyelesaian BPR ke LPS

Kejari Kota Cirebon pastikan penanganan perkara dugaan korupsi Perumda BPR Cirebon tetap berjalan meski izin usaha bank itu dicabut OJK

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia