Jumat, 17 Juli 2026
Logo

DPRD Sebut Lulusan SMK Majalengka Laris tapi Kelas dan Lab Belum Memadai

Jumat, 20 Feb 2026 | 13:11 WIB
Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat. (DPRD Jabar/Antara)
Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat. (DPRD Jabar/Antara)

JawaPos.com–Komisi V DPRD Jawa Barat menemukan adanya ironi pendidikan di Kabupaten Majalengka. Lulusan SMK negeri tercatat banyak terserap dunia industri, namun tidak dibarengi dengan fasilitas ruang kelas dan laboratorium praktik yang memadai.


Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Encep Sugiana mengungkapkan pertumbuhan jumlah siswa dan perkembangan program keahlian di wilayah Kantor Cabang Dinas Pendidikan IX, belum sebanding dengan ketersediaan infrastruktur belajar. Sehingga penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) menjadi kebutuhan mendesak.

”SMK ini sangat membutuhkan penambahan ruang kelas dan fasilitas praktik. Jumlah siswa dan program keahliannya terus berkembang, namun ruang belajar masih terbatas sementara lulusannya banyak terserap di industri sekitar," kata Encep seperti dilansir dari Antara.

Encep menjelaskan, keterbatasan ini dipicu dampak efisiensi anggaran pada 2025 yang merembet hingga ke level operasional cabang dinas. Akibatnya, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan bagi siswa menjadi terhambat.

”Dari sisi efisiensi, ada beberapa kendala operasional yang disampaikan, termasuk kebutuhan dukungan sarana dan prasarana yang masih perlu diperkuat,” ujar Encep Sugiana.

Menyikapi kondisi ini, Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, untuk melakukan pemetaan skala prioritas dalam penyusunan anggaran 2026 serta rancangan 2027. Hal tersebut agar pembangunan fasilitas tidak lagi sekadar formalitas, namun tepat sasaran.

Encep menegaskan, akan membawa temuan krisis ruang kelas ini ke dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Itu dilakukan guna memastikan adanya alokasi anggaran daerah maupun dukungan revitalisasi dari pemerintah pusat.

”Harapannya, kebutuhan prioritas di wilayah Majalengka dapat terakomodasi dalam kebijakan dan penganggaran provinsi sehingga pembangunan sektor pendidikan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ucap Encep.

Encep menambahkan, DPRD Jabar berkomitmen untuk terus mengawal agar sekolah-sekolah yang memiliki performa serapan industri tinggi, mendapatkan dukungan fasilitas yang setara guna menjaga kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

DPRD Kota Cirebon Bantu Pemda Cari Solusi Masalah Piutang PBB-P2

DPRD Kota Cirebon Bantu Pemda Cari Solusi Masalah Piutang PBB-P2

DPRD Kota Cirebon bantu pemda cari solusi penyelesaian piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) agar dapat dioptimalkan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

DPRD Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Pembangunan

DPRD Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Pembangunan

Pansus III DPRD Kabupaten Cirebon matangkan pembahasan Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi Partisipatif untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data y

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon pastikan penyaluran bantuan pendidikan disusun berdasar kondisi kebutuhan di lapangan melalui mekanisme musyawarah bersama DPRD

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia