Minggu, 19 Juli 2026
Logo

DPRD Kota Cirebon Minta PAM Audit Jaringan Pipa Tua

Minggu, 8 Feb 2026 | 07:28 WIB
Pipa PDAM Kota Cirebon mengalami kebocoran hingga berdampak pada ribuan pelanggan. (Fathnur Rohman/Antara)
Pipa PDAM Kota Cirebon mengalami kebocoran hingga berdampak pada ribuan pelanggan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata segera melakukan audit menyeluruh terhadap jaringan lama. Hal itu menyusul kebocoran pipa transmisi di kawasan Plangon, Cirebon.


Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah mengatakan, audit jaringan perlu dilakukan, untuk memetakan kondisi pipa yang telah berusia puluhan tahun agar potensi kebocoran bisa dicegah lebih dini.

”Kondisi pipa yang sudah sangat tua ini harus menjadi perhatian serius. Audit jaringan perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” kata Handarujati seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Handarujati menyampaikan Komisi II sudah meninjau lokasi kebocoran pipa yang sempat mengganggu distribusi air bersih kepada 30 ribu pelanggan. Berdasar hasil monitoring, pipa yang mengalami kebocoran diketahui telah digunakan lebih dari 50 tahun dan masih menjadi bagian jaringan distribusi utama.

Handarujati mengatakan, pipa tersebut merupakan bantuan Pemerintah Swiss, yang dipasang sekitar 1978 dan hingga kini masih difungsikan. Pendataan dan identifikasi jaringan lama perlu dilakukan secara menyeluruh sebagai dasar program peremajaan infrastruktur.

Selain audit, Komisi II meminta manajemen PAM Tirta Giri Nata mempercepat penanganan gangguan karena layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

”Perbaikan harus cepat dan terukur supaya pelayanan kepada warga tidak terganggu lama,” kata anggota dewan tersebut.

Dia mengapresiasi respons direksi dan petugas teknis dari PAM Tirta Giri Nata, yang dinilai sigap menangani kebocoran di lokasi.

”Kami menerima laporan dari beberapa RW bahwa distribusi air bersih sudah berjalan dan itu harus dipastikan sampai layanan pulih,” ujar Handarujati Kalamullah.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari mengatakan, kebocoran terjadi pada pipa transmisi berdiameter 600 milimeter, yang tertanam di bawah badan jalan dan dilaporkan terjadi pada Rabu (4/2) malam.

Pihaknya mengerahkan tim teknis untuk perbaikan serta menyiagakan tiga unit mobil tangki, guna memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan selama proses pengerjaan berlangsung.

”Kami sedang melakukan perbaikan, setelah titik kebocoran ditemukan,” ungkap Sofyan Satari.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

DPRD Kota Cirebon Bantu Pemda Cari Solusi Masalah Piutang PBB-P2

DPRD Kota Cirebon Bantu Pemda Cari Solusi Masalah Piutang PBB-P2

DPRD Kota Cirebon bantu pemda cari solusi penyelesaian piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) agar dapat dioptimalkan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

DPRD Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Pembangunan

DPRD Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Pembangunan

Pansus III DPRD Kabupaten Cirebon matangkan pembahasan Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi Partisipatif untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data y

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon pastikan penyaluran bantuan pendidikan disusun berdasar kondisi kebutuhan di lapangan melalui mekanisme musyawarah bersama DPRD

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia