Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Pemkab Indramayu Bentuk 59 Desa Tangguh Bencana Guna Hadapi Cuaca Ekstrem

Minggu, 16 Nov 2025 | 23:21 WIB
Apel siaga personel menghadapi situasi hidrometeorologi di Indramayu. (Pemkab Indramayu/Antara)
Apel siaga personel menghadapi situasi hidrometeorologi di Indramayu. (Pemkab Indramayu/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Indramayu telah membentuk 59 desa tangguh bencana sebagai langkah mitigasi untuk menghadapi cuaca ekstrem atau situasi hidrometeorologi selama musim hujan.


Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pembentukan desa tangguh bencana merupakan langkah prioritas untuk melatih masyarakat dalam mengurangi potensi dampak yang ditimbulkan akibat hidrometeorologi.

”Kondisi geografis Indramayu yang terbentang dari pesisir hingga kawasan pertanian, menjadikan daerah ini memiliki kerawanan bencana yang beragam,” kata Lucky Hakim seperti dilansir dari Antara.

Dia menyebut, kawasan pesisir seperti Pasekan, Cantigi, Losarang, hingga Kandanghaur, kerap dilanda banjir dan rob. Sedangkan wilayah tengah serta selatan rentan angin puting beliung.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, program desa tangguh bencana dinilai perlu untuk diterapkan sehingga kesiapsiagaan bisa diperkuat hingga ke lapisan masyarakat. Selain itu, pihaknya rutin memberikan pelatihan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kebencanaan kepada 69 desa di Kabupaten Indramayu.

Lucky mengatakan upaya tersebut diperkuat pula dengan program satuan pendidikan aman bencana (SPAB), serta pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) di tingkat sekolah. ”Kami ingin menanamkan budaya sadar bencana sejak dini kepada generasi muda,” ujar Lucky Hakim.

Dia menuturkan, seluruh komponen di daerahnya harus siap bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk menghadapi potensi bencana selama musim hujan. Pihaknya telah menggelar apel kesiapsiagaan, yang disertai simulasi penanganan bencana melalui skenario evakuasi korban banjir yang melibatkan berbagai unsur.

Dia menegaskan simulasi tersebut menjadi sarana menguji sistem komunikasi, alur komando, serta efektivitas penanganan darurat ketika bencana terjadi. ”Ketika bencana datang, setiap unsur harus tahu perannya dan bergerak cepat secara terkoordinasi,” ucap Lucky Hakim.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

TNI AU Uji Respons Bencana Melalui Latihan Reksa Siaga di Majalengka

TNI AU Uji Respons Bencana Melalui Latihan Reksa Siaga di Majalengka

TNI AU menguji kemampuan respons penanggulangan bencana alam melalui Latihan Kesiapsiagaan II Komando Daerah Udara I Reksa Siaga 2026 di Lanud Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka

BPBD Majalengka Tangani 14 Peristiwa Bencana akibat Cuaca Ekstrem

BPBD Majalengka Tangani 14 Peristiwa Bencana akibat Cuaca Ekstrem

BPBD Kabupaten Majalengka menangani 14 kejadian bencana akibat cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang sejak Rabu (11/2) sore

BPBD Cirebon Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem pada Februari 2026

BPBD Cirebon Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem pada Februari 2026

BPBD Kabupaten Cirebon imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi pada Februari 2026

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia