Pemkab Cirebon Perluas Pembentukan Kampung Donor Darah

A
Penulis: Antara❯
Pemkab Cirebon meresmikan kampung donor darah di Desa Babakan gebang, Cirebon. (Pemkab Cirebon/Antara)
Pemkab Cirebon meresmikan kampung donor darah di Desa Babakan gebang, Cirebon. (Pemkab Cirebon/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon memperluas program kampung donor darah untuk memperkuat ketersediaan darah serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan di tingkat desa.


”Kami sudah meresmikan salah satu kampung donor darah di Desa Babakangebang, sebagai upaya memperluas titik-titik donor berbasis komunitas,” kata Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman seperti dilansir dari Antara di Cirebon, Minggu (16/11).

Dia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di desa tersebut, yang dinilai konsisten mengikuti kegiatan donor darah secara rutin setiap tiga bulan. Pemerintah daerah menyambut baik program tersebut karena bisa memperkuat budaya gotong royong serta membantu pemenuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, kampung donor darah tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, karena dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon. Program kampung donor darah diharapkan dapat diperluas hingga mencakup seluruh kecamatan. Sebab, saat ini baru ada 18 titik yang telah berjalan secara aktif.

”Ke depan kami ingin program ini ada di 40 kecamatan, karena setetes darah sangat berarti untuk membantu sesama,” beber Agus Kurniawan Budiman.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviayana menuturkan, desa tersebut dipilih, karena memiliki tingkat partisipasi warga yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Antusiasme warga pun tetap tinggi meski kegiatan dilakukan pada bulan Ramadhan, yang umumnya mengalami penurunan jumlah pendonor.

Pada periode tersebut, lanjut Sri, warga Babakangebang dapat mencapai sekitar 100 pendonor, dan angka itu dinilai cukup signifikan.

”Keberadaan kampung donor darah mempermudah pemenuhan kebutuhan darah, melalui bank data golongan darah yang disusun di tingkat desa,” terang Sri Heviayana.

Dia menyebutkan, PMI Kabupaten Cirebon masih memanfaatkan dukungan anggaran dari APBD untuk menjalankan program tersebut. Termasuk pembentukan kampung donor darah baru di lima kecamatan setiap tahun.

”Kami berharap seluruh desa di Kabupaten Cirebon dapat memiliki kampung donor darah, meski diakui kalau keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam pengembangannya,” ucap Sri Heviayana.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Artikel Terkait

Pemkab Cirebon Sesuaikan Program OPD dalam Perubahan APBD 2026

Pemkab Cirebon Sesuaikan Program OPD dalam Perubahan APBD 2026

Pemkab Cirebon sesuaikan program OPD setelah DPRD menyepakati perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026

Pemkab Cirebon Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan hingga September

Pemkab Cirebon Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan hingga September

Pemkab Cirebon berlakukan status siaga darurat kekeringan hingga 30 September 2026, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau

Pemkab Cirebon Perbaiki 466 Unit RTLH di Sejumlah Desa pada 2026

Pemkab Cirebon Perbaiki 466 Unit RTLH di Sejumlah Desa pada 2026

Pemkab Cirebon menargetkan perbaikan 466 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di sejumlah desa menjadi rumah layak huni pada 2026 melalui anggaran APBD

Berita Terkini

Populer