Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemkab Cirebon Targetkan Dapur MBG Miliki SLHS pada Akhir Oktober 2025

Rabu, 22 Okt 2025 | 10:57 WIB
Pemkab Cirebon melaksanakan rapat koordinasi terkait sertifikasi SLHS untuk SPPG di Cirebon, Selasa (21/10). (Fathnur Rohman/Antara)
Pemkab Cirebon melaksanakan rapat koordinasi terkait sertifikasi SLHS untuk SPPG di Cirebon, Selasa (21/10). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan seluruh dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) pada akhir Oktober 2025.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala mengatakan, percepatan sertifikasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program MBG untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. ”Kami dorong seluruh SPPG agar segera menuntaskan proses pembuatan SLHS,” kata Hendra Nirmala seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, hingga saat ini tercatat 48 SPPG telah mengajukan permohonan SLHS. Dari jumlah itu, baru 22 dapur yang berhasil mendapatkan sertifikat, sedangkan 26 lainnya masih dalam proses inspeksi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

Dari hasil pemeriksaan lapangan, sejumlah SPPG masih harus memenuhi berbagai catatan teknis terkait standar kebersihan dan sanitasi. Hendra menuturkan persyaratan tersebut meliputi penggunaan peralatan dapur berbahan stainless steel, ketersediaan instalasi pengolahan air (IPA), alat penyedot lemak, serta tempat sampah plastik tertutup.

”SPPG yang diinspeksi masih banyak yang perlu melengkapi sarana sesuai standar. Kami mendorong semuanya agar bisa selesai sebelum tenggat waktu,” ujar Hendra Nirmala.

Dia menekankan batas akhir sertifikasi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yakni sampai 30 Oktober 2025. Jika hingga waktu tersebut SPPG belum memiliki SLHS, maka dapur tersebut tidak diperkenankan beroperasi.

”Waktu tinggal sembilan hari lagi. Kalau belum punya SLHS, otomatis dapur MBG itu harus berhenti beroperasi,” terang Hendra Nirmala.

Dia mengingatkan, penghentian kegiatan SPPG dapat berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi makanan, bagi peserta didik penerima manfaat program MBG di Kabupaten Cirebon.

”Kalau distribusinya terhenti, tentu berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak kita yang selama ini sudah terbantu lewat program MBG,” tandas Hendra Nirmala.

Meski begitu, Hendra memastikan pemerintah daerah tetap memberikan dukungan teknis dan fasilitasi bagi seluruh dapur MBG agar dapat memenuhi standar higienitas serta memperoleh sertifikat laik sesuai ketentuan.

”Awalnya kami memang tidak dilibatkan langsung, tapi sekarang kami memberikan dukungan penuh. Bagaimanapun, ini program nasional yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kita,” tutur Hendra Nirmala.

Dia berharap upaya percepatan tersebut dapat memastikan keamanan pangan sekaligus menjaga kelangsungan program MBG di Kabupaten Cirebon, agar terus berjalan tanpa hambatan administratif.

”Setiap SPPG di Kabupaten Cirebon, ditargetkan melayani 3 ribu sampai 4 ribu penerima manfaat MBG,” ucap Hendra Nirmala.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkab Cirebon Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan hingga September

Pemkab Cirebon Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan hingga September

Pemkab Cirebon berlakukan status siaga darurat kekeringan hingga 30 September 2026, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau

Pemkab Cirebon Perbaiki 466 Unit RTLH di Sejumlah Desa pada 2026

Pemkab Cirebon Perbaiki 466 Unit RTLH di Sejumlah Desa pada 2026

Pemkab Cirebon menargetkan perbaikan 466 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di sejumlah desa menjadi rumah layak huni pada 2026 melalui anggaran APBD

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon Pastikan Bantuan Pendidikan Sesuai Kondisi di Lapangan

Pemkab Cirebon pastikan penyaluran bantuan pendidikan disusun berdasar kondisi kebutuhan di lapangan melalui mekanisme musyawarah bersama DPRD

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia