Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Bupati Pastikan Sekolah Rakyat di Kuningan Sudah Beroperasi

Sabtu, 11 Okt 2025 | 13:37 WIB
Siswa menempati asrama di Sekolah Rakyat Rintisan Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Siswa menempati asrama di Sekolah Rakyat Rintisan Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memastikan Sekolah Rakyat Rintisan telah resmi beroperasi. Kebijakan itu sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak berasal dari keluarga kurang mampu.


”Peresmian program pendidikan alternatif tersebut dilaksanakan di gedung eks-SMPN 6 Kuningan pada 9 Oktober 2025,” kata Dian Rachmat Yanuar seperti dilansir dari Antara di Kuningan.

Dia menyampaikan program Sekolah Rakyat Rintisan ini pada tahap awal diikuti 90 siswa. Terdiri atas 75 siswa jenjang sekolah menengah pertama dan 15 siswa jenjang sekolah dasar.

Dia mengatakan program tersebut menjadi upaya pemerintah untuk menjamin seluruh anak di Kabupaten Kuningan memperoleh kesempatan belajar yang layak dan bermartabat.

”Sekolah Rakyat ini adalah cerminan tekad kami bersama untuk memastikan, tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam memperoleh kesempatan belajar,” ungkap Dian Rachmat Yanuar.

Dia menegaskan pendidikan merupakan sarana penting untuk memutus rantai kemiskinan. Sekaligus membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dian menyebutkan gagasan pendirian sekolah ini, berangkat dari kepedulian sosial dan empati terhadap anak-anak berasal dari keluarga kurang beruntung agar tetap mendapat ruang belajar yang aman dan layak.

Pemerintah daerah secara bertahap melengkapi fasilitas pendidikan di Sekolah Rakyat agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman serta termotivasi untuk terus berprestasi.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kuningan Toto Toharudin menyampaikan, Sekolah Rakyat Rintisan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial (Kemensos), dan berbagai pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan.

”Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi lintas sektor tanpa membebani APBD, sebagai bentuk semangat gotong royong supaya semua anak di Kuningan mendapatkan pendidikan setara,” tandas Toto Toharudin.

Pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas asrama serta bantuan perbaikan rumah bagi keluarga murid yang membutuhkan. Ke depan, para siswa pun mendapat dukungan sarana belajar dari Kemensos, termasuk bantuan laptop untuk menunjang kegiatan belajar.

”Kami berharap seluruh anak di Kuningan, dapat memperoleh hak pendidikan secara adil dan setara, tanpa terkendala latar belakang sosial maupun ekonomi,” ucap Toto Toharudin.


Artikel Terkait

Pemkab Majalengka Prioritaskan Akses Jalan untuk Sekolah Rakyat

Pemkab Majalengka Prioritaskan Akses Jalan untuk Sekolah Rakyat

Pemkab Majalengka prioritaskan pembangunan akses jalan menuju lokasi pendirian gedung Sekolah Rakyat sebagai dukungan terhadap pengembangan Pendidikan

Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Sasar Keluarga Miskin

Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Sasar Keluarga Miskin

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan program Sekolah Rakyat, termasuk di Majalengka, difokuskan untuk menyasar keluarga miskin sebagai upaya pengentasan kemiskinan terpadu

Komisi VIII Tampung Aspirasi Terkait Lahan Sekolah Rakyat di Cirebon

Komisi VIII Tampung Aspirasi Terkait Lahan Sekolah Rakyat di Cirebon

Komisi VIII DPR RI tampung aspirasi terkait kebutuhan lahan Sekolah Rakyat di Kota Cirebon. Hingga kini masih menghadapi keterbatasan tempat

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia