Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Pemkot Cirebon Sasar RW untuk Program Penanganan Stunting

Minggu, 7 Sep 2025 | 23:09 WIB
Pemerintah Kota Cirebon melaksanakan program sosialisasi pencegahan stunting di Kelurahan Argasunya, Cirebon, Minggu (7/9). (Pemkot Cirebon/Antara)
Pemerintah Kota Cirebon melaksanakan program sosialisasi pencegahan stunting di Kelurahan Argasunya, Cirebon, Minggu (7/9). (Pemkot Cirebon/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon menyasar sejumlah rukun warga (RW) untuk mempercepat program penanganan stunting. Itu dilakukan melalui kegiatan sosialisasi gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita serta ibu hamil.


”Kami sudah menyasar RW untuk mempercepat penanganan stunting,” kata Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Dia mengatakan, pemerintah daerah sudah merealisasikan program tersebut dengan mengadakan kegiatan di RW 09 Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon. Kegiatan ini menyasar sebanyak 49 keluarga dengan balita stunting dan enam ibu hamil yang memiliki kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) sebagai penerima manfaat.

Sebelumnya, kata Siti, pemerintah daerah telah menyiapkan paket bantuan yang dipilih berdasar kandungan gizi tinggi hasil koordinasi dengan tim khusus, terutama protein hewani dari telur dan lele.

”Kami pun menyerahkan bantuan berupa telur, ikan lele, serta minyak goreng kepada warga penerima manfaat,” ungkap Siti Farida Rosmawati.

Dia mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari gerakan sosial bersama warga, termasuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Karyamulya yang dinilai aktif dalam penanggulangan stunting.

Dia menyebutkan penanganan stunting sudah menjadi agenda prioritas, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon 2025-2029. Pada 2025, pemerintah daerah menargetkan angka stunting turun dari 14,9 persen menjadi maksimal 13,95 persen.

Siti menuturkan upaya ini dilakukan dengan berbagai program seperti PMT, gerakan One Day One Egg, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk remaja, hingga gerakan orang tua asuh. Program itu rencananya diperluas ke wilayah Majasem, Kota Cirebon dengan melibatkan donatur untuk memperluas jangkauan bantuan.

”Saat ini kami bergerak di tiga titik termasuk Majasem, dan masih ada enam RW lagi yang akan disasar,” beber Siti Farida Rosmawati.

Dia menyampaikan edukasi gizi seimbang merupakan langkah pencegahan jangka panjang, agar generasi muda lebih siap dalam menghadapi masa kehamilan dan tumbuh kembang anak.

”Kami yakin kolaborasi dari semua pihak, mulai dari remaja hingga keluarga muda, dapat mempercepat penurunan stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas,” ucap Siti Farida Rosmawati.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Pemkot Cirebon melibatkan berbagai pihak lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting pada 2026 melalui penguatan kolaborasi dan intervensi terintegrasi

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Cirebon menyebutkan, Pelabuhan Cirebon dapat melengkapi peran Pelabuhan Patimban dalam mendukung distribusi logistik dan perdagangan antarpulau

Pemkot Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi

Pemkot Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi

Pemkot Cirebon mencatat sebanyak 14.892 investor mengajukan rencana investasi dengan total nilai sekitar Rp 3,23 triliun sepanjang Januari-Juni 2026

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia