Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemkot Cirebon Perketat Pengawasan Cegah Beras Oplosan

Kamis, 24 Jul 2025 | 09:36 WIB
DKP3 Kota Cirebon melakukan pengawasan terhadap penyaluran dan distribusi beras di Cirebon, Rabu (23/7). (Fathnur Rohman/Antara)
DKP3 Kota Cirebon melakukan pengawasan terhadap penyaluran dan distribusi beras di Cirebon, Rabu (23/7). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon memperketat pengawasan terhadap peredaran komoditas beras pada sejumlah pasar tradisional. Itu dilakukan guna mencegah praktik pengoplosan yang merugikan konsumen.


”Kalau di Kota Cirebon, sampai saat ini belum ditemukan beras oplosan, tetapi pengawasan tetap kami lakukan bersama kepolisian,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Dia menjelaskan, pengoplosan umumnya dilakukan dengan mencampurkan beras medium ke dalam kemasan berlabel premium. Sehingga kualitasnya tidak sesuai standar.

Menurut dia, beras premium seharusnya tidak mengandung beras patah (broken), tidak kotor, dan memiliki tampilan bersih serta aroma wangi sesuai jenisnya. Namun dalam praktiknya, ada saja oknum yang menjual beras dengan label premium yang dicampur beras medium, sehingga kadar beras patah meningkat serta menurunkan mutu.

”Dari sisi kesehatan tidak terlalu berpengaruh, namun ini bentuk kebohongan kepada konsumen,” ujar Elmi Masruroh.

Dia mengimbau pedagang untuk tidak bermain curang dalam distribusi beras, sementara masyarakat diminta lebih cermat saat membeli beras di pasar. ”Kalau beli beras premium, lihat penampakannya. Tidak boleh ada kotoran dan beras patah. Itu bisa jadi indikasi bukan premium murni,” tutur Elmi Masruroh.

Lebih lanjut, Elmi mengatakan, DKP3 juga rutin melakukan pengecekan visual atau uji organoleptik terhadap beras, termasuk beras bantuan pangan dari pemerintah pusat. Berdasar hasil pengecekan, beras bantuan untuk warga Kota Cirebon dalam kondisi layak konsumsi, meskipun merupakan stok tahun sebelumnya yang disimpan oleh Bulog.

”Secara tampilan, bau dan tekstur, beras bantuan itu masih bagus dan aman dikonsumsi,” ungkap Elmi Masruroh.

Dia menuturkan proses penyaluran saat ini sudah dilakukan, seperti di Kelurahan Kalijaga terdapat alokasi untuk 4.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program bantuan pangan dari pemerintah pusat.

”Setiap KPM berhak mendapatkan 20 kg beras dari program tersebut,” ucap Elmi Masruroh.

Selain bantuan pangan, Elmi menyampaikan pengawasan ketat dilakukan pula untuk distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pihaknya memastikan beberapa dinas terkait, telah menerjunkan petugas untuk memantau kualitas dan berat beras SPHP yang dijual oleh pedagang di Kota Cirebon.

”Yang jelas kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih selektif membeli beras, dan melapor bila menemukan kejanggalan,” tutur Elmi Masruroh.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

DKP3 Cirebon Kembangkan Urban Farming Terpadu di Lahan Sempit

DKP3 Cirebon Kembangkan Urban Farming Terpadu di Lahan Sempit

DKP3 Kota Cirebon kembangkan program urban farming terpadu dengan mengombinasikan aktivitas budi daya tanaman, ayam petelur, serta perikanan di lahan sempit

DKP3 Cirebon Pastikan Bantuan Pangan untuk Lebaran Layak Disalurkan

DKP3 Cirebon Pastikan Bantuan Pangan untuk Lebaran Layak Disalurkan

DKP3 Kota Cirebon memastikan paket bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat untuk Lebaran 2026 dalam kondisi layak konsumsi

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Cirebon menyebutkan, Pelabuhan Cirebon dapat melengkapi peran Pelabuhan Patimban dalam mendukung distribusi logistik dan perdagangan antarpulau

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia