Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemkot Cirebon Perkuat Aksi Konvergensi Atasi Stunting

Senin, 21 Jul 2025 | 13:08 WIB
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. (Pemkot Cirebon/Antara)
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. (Pemkot Cirebon/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon memperkuat pelaksanaan aksi konvergensi sebagai strategi mengatasi stunting yang menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia.


Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, strategi tersebut mencakup pelibatan kader posyandu, edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara terpadu.

”Penanganan stunting tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga menyentuh soal kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi, ASI eksklusif, serta sanitasi yang layak,” kata Siti Farida Rosmawati seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan keluarga memegang peran penting, dalam mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas karena merupakan pondasi awal kehidupan seseorang.

”Keluarga adalah tiang pertama yang menentukan ke arah mana kita melangkah. Dari keluarga yang sehat dan sejahtera lahir masa depan yang penuh harapan,” ujar Siti Farida Rosmawati.

Menurut dia, tantangan terbesar saat ini adalah stunting, yang bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang menyangkut masa depan anak. Berdasar data e-PPGBM, prevalensi stunting di Kota Cirebon tercatat menurun dari 12,83 persen pada 2022 menjadi 11,66 persen pada 2023.

Namun, kata dia, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan kenaikan dari 17 persen pada 2022 menjadi 19,9 persen pada 2023, yang mencerminkan masih adanya tantangan di lapangan.

”Ini menyadarkan kita bahwa masih terdapat persoalan struktural yang belum tuntas, baik dari sisi edukasi keluarga, akses gizi, air bersih, maupun layanan kesehatan dasar," ungkap Siti Farida Rosmawati.

Dia menekankan pentingnya peran perempuan dalam penanganan stunting karena ibu merupakan sumber utama pengetahuan dan penjaga kehidupan sejak awal.

”Mari jadikan setiap rumah tangga sebagai benteng pencegahan stunting dan setiap ibu sebagai pelopor gizi keluarga,” ucap Siti Farida Rosmawati.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Pemkot Cirebon melibatkan berbagai pihak lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting pada 2026 melalui penguatan kolaborasi dan intervensi terintegrasi

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Sebut Pelabuhan Cirebon Dapat Lengkapi Peran Pelabuhan Patimban

Pemkot Cirebon menyebutkan, Pelabuhan Cirebon dapat melengkapi peran Pelabuhan Patimban dalam mendukung distribusi logistik dan perdagangan antarpulau

Pemkot Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi

Pemkot Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi

Pemkot Cirebon mencatat sebanyak 14.892 investor mengajukan rencana investasi dengan total nilai sekitar Rp 3,23 triliun sepanjang Januari-Juni 2026

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia