Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Kuningan Manfaatkan Cagar Budaya Menjadi Daya Tarik Wisata, Salah Satunya Taman Purbakala Cipari

Antara • Selasa, 17 September 2024 | 17:26 WIB
Objek wisata sejarah Taman Purbakala Cipari di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Objek wisata sejarah Taman Purbakala Cipari di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan memanfaatkan keberadaan objek cagar budaya menjadi daya tarik wisata. Hal itu untuk mendatangkan lebih banyak turis hingga akhir 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Iip Hidajat mengatakan, pemanfaatan cagar budaya dilakukan karena situs-situs bersejarah di Kuningan memiliki nilai historis yang tinggi. Itu berpotensi untuk menarik minat para turis.

”Target kunjungan 4 juta turis sudah terpenuhi pada Agustus 2024. Kami mencoba menambah destinasi baru untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kuningan,” kata Iip Hidajat seperti dilansir dari Antara.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pihaknya sudah meninjau beberapa situs bersejarah pada Selasa (10/9). Kunjungan itu dihadiri perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat.

Iip menjelaskan situs sejarah yang dikunjungi meliputi Taman Purbakala Cipari, Situs Van Beck Cigugur, Situs Sangiang Ciarca, serta Situs Lingga Sagarahiang Cipendeuy Darma. Dalam tinjauan itu, dia menyoroti perlunya identifikasi masalah di setiap situs cagar budaya agar langkah-langkah perbaikan atau penataan dapat segera dilakukan.

Jika diperlukan, pemkab akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan pelestarian situs-situs bersejarah itu. Sekaligus menjadikannya sebagai destinasi wisata.

”Pelestarian ini harus dilakukan sebagai warisan nenek moyang Kuningan, sekaligus berharap dukungan dari instansi terkait untuk merawat dan memperbaiki situs-situs tersebut,” ujar Iip Hidajat.

Dia mengatakan, salah satu situs yang menjadi perhatian khusus adalah Situs Van Beck di Kecamatan Cigugur, Kuningan, yang didirikan pada 1912 dan memiliki dua makam orang Belanda. Diharapkan pemerintah pusat dapat memberikan atau melakukan penelitian terkait kisah sejarah pada situs tersebut, serta menyediakan anggaran khusus untuk revitalisasi guna menarik lebih banyak pengunjung.

”Pengembangan situs-situs ini dilakukan bertahap, agar dapat menjadikannya destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan,” ucap Iip Hidajat.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#kuningan #wisata #cagar budaya #turis