Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Nasi Hangat vs Nasi Dingin, Mana yang Lebih Aman untuk Penderita Diabetes?

Rabbany Wanadriani • Senin, 8 Juni 2026 | 17:17 WIB
Ilustrasi nasi (Magnific)
Ilustrasi nasi (Magnific)

JawaPos.com - Nasi bukan sekadar makanan pokok di Indonesia, tetapi juga sumber energi yang fleksibel dan bermanfaat bagi tubuh.

 Berbagai metode pengolahan nasi bahkan dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan usus dan kebugaran secara menyeluruh.

Namun, di tengah masyarakat, diskusi mengenai pilihan antara nasi hangat dan nasi dingin kerap memicu perdebatan, khususnya terkait mana yang lebih baik untuk sistem pencernaan dan kestabilan kadar gula darah.

Melanisir dari laman English Jagran, mari kita simak perbandingan manfaat serta efek samping dari konsumsi nasi hangat dan nasi dingin berikut ini.

Baca Juga: Asam Segar Berkhasiat, Ini 9 Manfaat Terong Belanda yang Jarang Diketahui

Manfaat Nasi Hangat

Nasi yang baru dimasak tidak hanya enak rasanya tetapi juga lebih mudah dicerna. Kandungan pati di dalamnya berada dalam bentuk alami, yaitu gelatin.

Karena mudah dicerna, nasi hangat memberikan energi cepat dan baik untuk orang yang membutuhkan ketersediaan glukosa yang cepat.

Efek Samping Nasi Hangat

Selain manfaat, nasi hangat dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dan memiliki lebih sedikit serat seperti pati.

Meskipun sehat, nasi hangat tidak ideal untuk pengidap diabetes, resistensi insulin, atau yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Manfaat Nasi Dingin

Nasi dingin dianggap lebih sehat. Hal ini karena ketika nasi yang sudah dimasak didinginkan selama beberapa jam, misalnya 8-12 jam, sebagian karbohidratnya berubah menjadi pati resisten.

Pati resisten ini dicerna secara perlahan, mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

Selain itu, pati resisten juga berfungsi seperti serat, bantu menjaga perut tetap kenyang dan memberi makan bakteri baik, yang menghasilkan asam lemak rantai pendek, mendukung pencernaan dan kekebalan tubuh.

Efek Samping Nasi Dingin

Jika nasi dibiarkan pada suhu ruangan setelah dimasak, bakteri Bacillus cereus dapat berkembang biak, yang dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau kram perut.

Nasi Hangat vs Nasi Dingin: Mana yang Lebih Sehat?

Meskipun kedua jenis nasi aman dan sehat, pilihan antara nasi hangat dan dingin bergantung pada preferensi pribadi.

Nasi hangat memiliki dampak gula darah yang lebih tinggi dan lebih mudah dicerna, sedangkan nasi dingin lebih baik untuk penurunan berat badan, pengendalian gula darah dan kesehatan usus.

Baca Juga: Jangan Cuma Dibuat Kolak! Ini 9 Manfaat Labu Kuning untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Disadari

Editor : Candra Mega Sari
#nasi dingin #manfaat #nasi #efek samping #nasi hangat