Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

6 Tanda Kulit Kepala Rusak Akibat Bahan Kimia Pewarna Rambut, Kenali Sebelum Terlambat!

Rabbany Wanadriani • Senin, 18 Mei 2026 | 15:41 WIB
Ilustrasi orang yang cat rambut (Magnific)
Ilustrasi orang yang cat rambut (Magnific)

JawaPos.com - Proses pewarnaan rambut tidak hanya berfokus pada estetika atau menyamarkan uban, melainkan juga harus memperhatikan perlindungan bagi rambut dan kulit kepala.

Belakangan ini, kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk zat kimia berbahaya membuat banyak konsumen mulai lebih selektif dalam memilih produk pewarna rambut.

Perlu diketahui bahwa kulit kepala memiliki cara sendiri untuk memberikan sinyal peringatan dini saat terpapar bahan kimia secara berlebihan.

Merujuk dari laman English Jagran, ada enam tanda utama yang menunjukkan bahwa kulit kepala Anda sedang memerlukan jeda dari penggunaan pewarna rambut yang keras.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Jus Tomat Setiap Pagi untuk Kesehatan Tubuh, Ampuh Cegah Penyakit Kronis!

1. Gatal atau Sensasi Terbakar

Jika Anda mengalami rasa terbakar, gatal, atau sangat kencang di kulit kepala selama/setelah mewarnai rambut, itu adalah reaksi terhadap bahan-bahan keras, termasuk amonia, PPD, dan hidrogen peroksida (HPO).

2. Kulit Kepala Kering dan Mengelupas

Jika kulit kepala Anda terasa kering atau mengelupas setelah mewarnai rambut, itu adalah indikasi jelas bahwa kulit kepala Anda kekurangan kelembapan.

Banyak produk yang mengandung banyak bahan kimia menghilangkan minyak alami dari kulit kepala Anda dan merusak lapisan pelindung normal kulit kepala Anda.

3. Peningkatan Kerontokan Rambut

Apakah Anda menemukan lebih banyak rambut rontok dari biasanya di sisir setelah mewarnai rambut?

Kemungkinan besar rambut Anda patah atau akarnya melemah akibat penggunaan bahan kimia keras yang berulang kali pada rambut Anda. 

4. Kemerahan dan Iritasi

Jika kulit kepala Anda menunjukkan kemerahan yang terlihat atau terasa sensitif setelah menggunakan pewarna rambut berbahan kimia keras, rambut Anda sedang mengalami stres.

Jika Anda terus menggunakan bahan kimia keras, iritasi jangka panjang kemungkinan akan terjadi.

5. Hilangnya Kilau dan Tekstur Alami

Jika rambut terasa kasar, rapuh, dan tidak bertenaga setelah diwarnai, kemungkinan besar Anda telah terpapar berbagai bahan kimia yang secara kumulatif merusak rambut dan kulit kepala Anda.

6. Rambut Beruban Bertambah Lebih Cepat dari Biasanya

Penggunaan bahan kimia keras secara sering untuk mewarnai rambut dapat mengganggu keseimbangan melanin, yang pada akhirnya mempercepat proses penuaan rambut dan membuatnya beruban lebih cepat.

Baca Juga: Redakan Kram Tanpa Obat, Kenali 5 Manfaat Luar Biasa Nanas untuk Wanita Haid

Editor : Candra Mega Sari
#pewarnaan rambut #cat rambut #kulit kepala