Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Tanpa Disadari, 12 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Ginjal secara Perlahan

Lola Amelia Putri Yani • Selasa, 27 Mei 2025 | 13:25 WIB
Ilustrasi ginjal rusak. (Freepik)
Ilustrasi ginjal rusak. (Freepik)

JawaPos.com - Ginjal adalah organ penting yang bekerja tanpa jeda setiap hari. Fungsinya sangat vital yaitu menyaring darah, membuang racun, dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar bisa merusak fungsi ginjal secara perlahan.

Dilansir dari Kanal YouTube Ini Kata Dokter pada Senin (26/05) berikut adalah 12 kebiasaan apa saja yang sebaiknya kamu hindari menurut penjelasan dari para dokter.

1. Kurang Minum Air Putih

Ginjal bekerja seperti filter yang membutuhkan cukup cairan agar bisa menyaring limbah dan racun dari darah. Kalau tubuh kekurangan air, "filter" ini bisa tersumbat dan menumpuk kotoran, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem. Kurangnya asupan air juga bisa memicu batu ginjal karena limbah tidak terbuang dengan optimal.

Minumlah air putih minimal 2–3 liter per hari. Ini setara dengan 10–15 gelas, atau 4–5 botol air mineral ukuran 600 ml. Hindari mengganti air dengan soda atau minuman manis karena justru memperberat kerja ginjal.

2. Kebanyakan Konsumsi Garam

Terlalu banyak garam membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan natrium. Jika berlebihan, natrium akan menumpuk dalam darah dan menarik lebih banyak cairan, sehingga tekanan darah meningkat. Tekanan darah tinggi dalam jangka panjang bisa merusak pembuluh darah di ginjal.

Kurangi makanan instan, camilan asin, dan fast food. Gunakan bumbu alami seperti bawang putih, lada, atau rempah-rempah sebagai pengganti garam. Biasakan membaca label nutrisi dan masak sendiri agar kamu bisa mengontrol asupan garam.

3. Sering Minum Soda dan Alkohol

Soda berwarna gelap biasanya mengandung fosfat tinggi yang bisa merusak keseimbangan mineral tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Bahkan soda bening pun tetap mengandung gula atau pemanis buatan dalam jumlah tinggi. Semua itu bisa memicu obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi tiga musuh utama ginjal.

Sementara itu, alkohol bersifat diuretik, menyebabkan dehidrasi dan menurunkan kemampuan ginjal menyaring darah. Hindari atau minimalisir konsumsi soda dan alkohol. Pilih air putih untuk menjaga ginjal tetap sehat dan seimbang.

4. Sering Minum Obat Pereda Nyeri

Obat seperti ibuprofen atau aspirin jika dikonsumsi terus-menerus bisa merusak ginjal. Obat-obatan ini dapat menghambat aliran darah ke ginjal dan dalam jangka panjang menyebabkan penurunan fungsi ginjal atau bahkan gagal ginjal. Kondisi ini dikenal sebagai nefropati analgesik.

Gunakan obat pereda nyeri hanya jika benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan dosis yang disarankan dokter.

5. Konsumsi Protein dan Makanan Ultra-Proses Secara Berlebihan

Protein memang penting, tapi jika dikonsumsi terlalu banyak terutama dari daging merah atau suplemen protein ginjal akan bekerja lebih keras. Selain itu, makanan ultra-proses seperti sosis, nugget, dan mi instan juga mengandung fosfat dan natrium tinggi yang bisa merusak keseimbangan mineral tubuh.

Batasi daging merah dan makanan olahan. Pilih sumber protein yang lebih ringan untuk ginjal seperti ikan, tahu, atau tempe. Jika butuh tambahan protein, konsultasikan dengan ahli gizi.

6. Sering Minum Minuman Manis

Minuman seperti boba, teh susu, atau kopi manis bisa mengandung hingga 60 gram gula per gelas padahal batas harian yang direkomendasikan WHO hanya 25 gram untuk wanita dan 36 gram untuk pria. Gula berlebih meningkatkan risiko diabetes dan obesitas, yang pada akhirnya merusak ginjal.

7. Menahan Buang Air Kecil Terlalu Sering

Kebiasaan menunda buang air kecil bisa membuat urin tertahan di kandung kemih dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Kalau dibiarkan, infeksi ini bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis, infeksi serius yang bisa merusak jaringan ginjal.

8. Kurang Tidur

Saat kamu tidur, tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak termasuk di ginjal. Kurang tidur meningkatkan hormon stres (kortisol) yang memicu tekanan darah tinggi, mempercepat gangguan metabolisme glukosa, dan meningkatkan risiko diabetes semuanya merusak ginjal.

Tidurlah minimal 7–8 jam setiap malam agar tubuh dan ginjal mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

9. Merokok

Zat kimia dalam rokok bisa menyempitkan pembuluh darah, termasuk yang ada di ginjal. Akibatnya, aliran darah berkurang dan kerja ginjal pun terganggu. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa mempercepat gagal ginjal dan meningkatkan tekanan darah tinggi.

Berhentilah merokok atau segera kurangi intensitasnya untuk menjaga kesehatan organ tubuhmu.

10. Konsumsi Makanan Tinggi Oksalat Tanpa Keseimbangan Kalsium

Makanan seperti bayam, cokelat, bit, dan teh hitam kaya akan oksalat, yaitu senyawa yang bisa membentuk batu ginjal jika dikonsumsi tanpa diimbangi dengan kalsium. Kalsium membantu mengikat oksalat di usus sehingga tidak sampai ke ginjal. Konsumsilah makanan tinggi oksalat bersama sumber kalsium seperti yogurt atau susu.

11. Terlalu Banyak Minum Minuman Energi dan Kafein

Minuman energi dan kopi berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi dan tekanan darah naik. Kafein juga meningkatkan ekskresi kalsium lewat urin, yang bisa berujung pada pembentukan batu ginjal.

Batasi kafein maksimal 400 mg per hari (sekitar 4 cangkir kopi). Pilih tidur cukup dan makanan bergizi sebagai sumber energi alami.

12. Sering Minum Suplemen Herbal atau Protein Tanpa Pengawasan

Beberapa suplemen herbal mengandung zat berbahaya yang bisa merusak ginjal. Begitu juga dengan suplemen tinggi protein seperti whey atau keratin, apalagi jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dan tanpa pengawasan.

Konsultasikan penggunaan suplemen dengan dokter atau ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuhmu.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#merusak #kebiasaan #ginjal