JawaPos.com - Memiliki kulit cerah alami tanpa bahan kimia kini menjadi dambaan banyak orang. Salah satu bahan alami yang belakangan viral dibicarakan di media sosial adalah olive oil atau minyak zaitun.
Banyak yang mengklaim bahwa olive oil bisa membantu mencerahkan kulit, bahkan menjadi alternatif perawatan wajah yang aman dan terjangkau. Namun, apakah benar olive oil efektif untuk mencerahkan wajah?
Extra Virgin Olive Oil (EVOO) memang dikenal kaya akan antioksidan dan lemak sehat. Dalam dunia kecantikan, kandungan ini diyakini mampu memperbaiki kondisi kulit, mengurangi iritasi, serta menjaga kelembapan. Tapi apakah benar olive oil bisa menggantikan krim pemutih atau skin lightening treatment yang biasa kita temui di pasaran?
Dilansir dari laman Healthline (23/5), berikut adalah penjelasan lengkap manfaat dan fakta olive oil untuk mencerahkan kulit:
1. Olive Oil Tidak Bisa Mengurangi Melanin Secara Langsung
Mekanisme utama dari produk pemutih kulit adalah menghambat produksi melanin—zat pigmen yang menentukan warna kulit. Sayangnya, olive oil tidak memiliki efek langsung untuk menghentikan aktivitas sel penghasil melanin (melanosit). Jadi, jika kamu mencari efek pemutih instan, olive oil bukan jawabannya.
2. Olive Oil Bisa Melindungi Kulit dari Kerusakan Akibat Sinar UV
Meski tidak bisa memutihkan, EVOO dapat membantu mencegah kulit menjadi lebih gelap akibat paparan sinar matahari. Olive oil mampu memblokir sekitar 20% sinar UV dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari seperti flek hitam dan sunburn. Ini penting karena banyak pigmentasi kulit justru disebabkan oleh kerusakan sinar UV.
3. Mengandung Antioksidan dan Squalene untuk Regenerasi Kulit
Olive oil mengandung squalene—lemak alami yang juga diproduksi oleh kulit kita. Fungsinya adalah menjaga kelembapan dan sebagai pelindung alami kulit. Ditambah lagi, antioksidan seperti vitamin E dalam olive oil membantu regenerasi kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan bintik hitam.
4. Membantu Eksfoliasi Jika Dicampur dengan Lemon
Beberapa orang mencampurkan olive oil dengan lemon untuk eksfoliasi alami. Lemon mengandung asam sitrat yang membantu mengangkat sel kulit mati. Meski ini bisa membuat kulit tampak lebih cerah, penggunaan campuran ini harus sangat hati-hati karena bisa menyebabkan iritasi, terutama jika terkena sinar matahari langsung. Reaksi ini dikenal sebagai phytophotodermatitis atau "margarita burn".
Baca Juga: Burbacek: Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicoba saat Berkunjung
5. Efektif Sebagai Pembersih Makeup Alami dan Pelembap Wajah
Salah satu manfaat populer olive oil adalah sebagai makeup remover dan pelembap. Olive oil mampu membersihkan sisa makeup dan kotoran tanpa membuat kulit kering. Selain itu, mengoleskan olive oil ke kulit wajah setelah cuci muka bisa menjaga kelembaban kulit, terutama bagi pemilik kulit kering.
6. Digunakan dalam Banyak Produk Kosmetik Komersial
Olive oil banyak digunakan dalam sabun, pelembap, tabir surya, hingga shampoo. Pada label produk, kamu bisa menemukannya sebagai olea europaea fruit oil, sodium olivate, atau hydrogenated olive oil. Artinya, olive oil telah diakui sebagai bahan aktif yang bermanfaat dalam industri kecantikan.
7. Efek Cerahnya Bersifat Sementara dan Tidak Drastis
Jika kamu berharap perubahan warna kulit yang signifikan dan cepat, olive oil bukan pilihan utama. Efek cerah yang mungkin muncul biasanya karena kulit lebih terhidrasi, sehat, dan terlindungi. Perubahan ini bertahap dan tidak permanen seperti produk bleaching.
Olive oil memang memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit, termasuk menjaga kelembapan, melindungi dari UV, dan membantu regenerasi kulit. Namun, untuk tujuan mencerahkan kulit secara drastis, olive oil bukan solusi utama. Kamu bisa menggunakannya sebagai pelengkap perawatan alami, terutama jika ingin menjaga kulit tetap sehat tanpa risiko bahan kimia berbahaya. Gunakan olive oil jenis Extra Virgin (EVOO) agar hasilnya maksimal dan aman untuk kulit wajah.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah