Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Jangan Diremehkan! 9 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Diam-Diam Ganggu Metabolisme Kamu, Menurut Penelitian

Lola Amelia Putri Yani • Senin, 19 Mei 2025 | 21:30 WIB

Menurunnya metabolisme tubuh (Dok. Freepik)
Menurunnya metabolisme tubuh (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Metabolisme berperan penting dalam membantu tubuh kamu membakar kalori dan menjalankan berbagai fungsi penting. Tapi sayangnya, sistem ini sangat mudah terganggu oleh kebiasaan sehari-hari yang mungkin tidak kamu sadari. Sebuah studi di tahun 2022 mengungkap bahwa banyak aktivitas harian yang tampaknya sepele justru bisa memperlambat metabolisme. 

Akibatnya, kamu bisa mengalami kenaikan berat badan, kelelahan, dan penurunan kondisi fisik secara keseluruhan. Kuncinya adalah mengenali apa saja yang mendukung kerja metabolisme dan apa saja yang justru merusaknya.

Dilansir dari laman Your Tango pada Senin (19/05), berikut ini adalah 9 kesalahan harian yang diam-diam memperlambat metabolisme kamu, serta cara mengatasinya.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Kecil yang Bisa Bikin Hidupmu Jauh Lebih Bahagia, Menurut Psikologi

1. Kamu Makan Terlalu Sedikit

Kalau kamu membatasi asupan kalori secara berlebihan, tubuh kamu bisa masuk ke mode kelaparan. Dalam kondisi ini, metabolisme akan melambat supaya tubuh bisa menyimpan energi sebanyak mungkin dari kalori yang sedikit itu. Usahakan untuk makan minimal 1.400 kalori per hari. Cobalah makan dalam porsi kecil tapi sering sepanjang hari agar metabolisme kamu tetap aktif.

2. Kamu Kurang Tidur

Saat kamu kurang tidur, tubuh jadi lebih hemat energi, artinya kamu lebih sedikit bergerak dan metabolisme pun ikut melambat. Bahkan saat tidur pun kamu sebenarnya membakar kalori. Jadi, semakin sedikit waktu tidurmu, semakin sedikit kalori yang terbakar. Usahakan tidur selama 6–8 jam setiap malam untuk menyegarkan tubuh dan mengaktifkan metabolisme.

Kurang tidur juga bisa mengacaukan hormon pengatur nafsu makan, yang membuat tubuh kamu lebih sulit mengatur makanan dan energi. Selain itu, kurang tidur bisa menurunkan fokus, memicu stres, dan membuat kamu cenderung memilih makanan tidak sehat.

3. Kamu Sedang Menstruasi

Saat menstruasi, tubuh kamu kehilangan zat besi yang sangat penting untuk membawa oksigen ke jaringan dan otot. Kalau otot kamu kekurangan oksigen, tubuh jadi lemas dan metabolisme melambat. Untuk mengatasinya, perbanyak konsumsi makanan kaya zat besi selama haid, atau pertimbangkan minum suplemen zat besi sesuai anjuran dokter.

4. Makanan Kamu Mengandung Pestisida

Buah dan sayuran yang tercemar pestisida bisa mengganggu sistem metabolisme dan memperlambat pembakaran kalori, yang berujung pada kenaikan berat badan. Cobalah memilih produk organik jika memungkinkan, atau cuci bersih buah dan sayuran untuk mengurangi risiko paparan pestisida. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan pestisida bisa berpengaruh pada kesehatan mental, seperti risiko cemas dan depresi yang pada akhirnya ikut mengganggu proses metabolisme tubuh 

5. Kamu Makan Jenis Makanan yang Salah

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti putih, atau pasta putih bisa menghambat pembakaran lemak. Sebaiknya, ganti dengan makanan berserat tinggi seperti roti gandum dan pasta gandum utuh. Serat bisa meningkatkan metabolisme hingga 30%. Makanan tinggi protein seperti kacang-kacangan, telur, atau yogurt dapat membantu meningkatkan metabolisme setelah makan. 

6. Kamu Kurang Bergerak

Kalau kamu duduk dalam waktu lama karena bekerja atau belajar, coba sesekali berdiri, jalan-jalan kecil, atau sekadar melakukan peregangan. Menurut studi tahun 2015, aktivitas fisik yang rendah dapat mengurangi pengeluaran energi harian, termasuk pembakaran kalori dari aktivitas ringan seperti berdiri, merapikan kamar, atau mencuci piring. Gaya hidup yang terlalu pasif juga bisa memicu stres, yang ikut memperlambat metabolisme lewat perubahan hormon.

7. Kamu Makan pada Waktu yang Tidak Teratur

Kalau kamu makan tidak teratur, tubuh akan kebingungan kapan harus membakar kalori, dan akhirnya metabolisme pun jadi lambat. Usahakan makan di waktu yang sama setiap hari supaya sistem tubuh kamu bekerja secara konsisten. Selain itu, metabolisme berada di titik terbaiknya di pagi dan sore hari, hindari makan larut malam. 

8. Kamu Kekurangan Vitamin D

Vitamin D sangat penting untuk menjaga jaringan otot tetap kuat dan otot adalah penggerak utama metabolisme. Jadi, kalau kamu kekurangan vitamin D, metabolisme bisa melambat. Kamu bisa mendapatkan vitamin D dari makanan seperti tuna, salmon, udang, telur, dan susu. Kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan stres dan depresi, dua faktor yang bisa ikut menghambat kerja metabolisme.

9. Kamu Kurang Asupan Kalsium

Kalsium berperan penting dalam menentukan apakah tubuh kamu membakar kalori sebagai energi atau malah menyimpannya sebagai lemak. Kalau kamu kekurangan kalsium, tubuh akan cenderung menyimpan lebih banyak lemak dan memperlambat metabolisme.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengkonsumsi susu rendah lemak, keju, yogurt, atau makanan yang diperkaya kalsium. Dengan begitu, metabolisme kamu akan bekerja lebih efisien.

Baca Juga: Selalu Selesai Lebih Cepat? Ini 10 Kebiasaan Orang dengan Produktivitas Maksimal

Editor : Candra Mega Sari
#metabolisme #penelitian #kebiasaan #Cara Mengatasi