Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pendaki Gunung Wajib Tahu! Begini Cara Mencegah, Mengenali Gejala, dan Pertolongan Pertama Hipotermia

Lola Amelia Putri Yani • Senin, 3 Maret 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi mendaki gunung. (Freepik)
Ilustrasi mendaki gunung. (Freepik)

JawaPos.com - Mendaki gunung atau berada di lingkungan bersuhu rendah memang menyenangkan, tetapi tanpa persiapan yang tepat, resiko terkena hipotermia meningkat. Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah batas normal, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi organ hingga kondisi berbahaya jika tidak segera ditangani.

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipotermia hingga kondisinya memburuk. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mencegahnya, mengenali gejala awal, dan mengetahui langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan.

Dilansir dari halodoc, ada berbagai tips pencegahan hipotermia sampai tindakan cepat yang bisa menyelamatkan nyawa saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan bersuhu dingin.

Tips Tetap Hangat di Gunung dan Mencegah Hipotermia

1. Gunakan Pakaian dan Alas Tidur yang Kering

Agar tetap hangat saat berada di gunung, pastikan mengenakan pakaian dan alas tidur yang kering. Tidur dalam keadaan basah atau lembab akan membuat tubuh sulit menghangat. Selain itu, pakaian yang basah dapat menyebabkan sleeping bag menjadi lembab, sehingga tidak efektif dalam menjaga suhu tubuh.

2. Pastikan Peralatan Tetap Kering

Manfaatkan setiap kesempatan untuk mengeringkan peralatan dan pakaian saat cuaca cerah. Saat beristirahat atau mendirikan tenda, segera jemur barang-barang yang basah agar tetap nyaman digunakan di malam hari.

3. Bawa Perlengkapan yang Sesuai

Sebelum mendaki, lakukan riset terlebih dahulu tentang kondisi cuaca dan medan di gunung yang akan didaki. Jika ada kemungkinan hujan atau suhu dingin, bawalah sleeping bag dengan daya tahan lebih baik terhadap suhu rendah. Gunakan juga pakaian yang cepat kering dan mampu memberikan kehangatan.

4. Konsumsi Makanan Tinggi Kalori

Tubuh memerlukan energi untuk membakar kalori demi menjaga suhu tetap stabil. Meskipun tidak merasa lapar, tetaplah mengkonsumsi camilan secara berkala. Minuman panas saja tidak cukup untuk menghadapi cuaca dingin. Sebagai alternatif pengganti kopi, kamu bisa memilih cokelat panas yang juga memberikan energi tambahan.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Restoran di Cirebon yang Cocok untuk Bukber Bersama Keluarga atau Teman

5. Jangan Konsumsi Alkohol

Banyak anggapan keliru bahwa alkohol dapat membantu tubuh tetap hangat. Padahal, alkohol hanya membuat kulit terasa hangat sesaat, tetapi tidak meningkatkan suhu inti tubuh. Selain itu, di lingkungan alam terbuka seperti gunung, tetap waspada sangat penting. Mengonsumsi alkohol dapat menurunkan kesadaran dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Terjadinya hipotermia sering kali tidak disadari hingga kondisinya memburuk. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda awalnya sangat penting agar dapat segera mengambil tindakan. Beberapa gejala hipotermia yang perlu diwaspadai yaitu:

Jika menemui seseorang yang mengalami hipotermia, segera hubungi petugas medis agar korban mendapatkan penanganan yang tepat. Sambil menunggu bantuan datang, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan, yaitu:

Hal yang Perlu Dihindari saat Menangani Hipotermia

Dengan melakukan langkah-langkah yang tepat, korban hipotermia dapat bertahan hingga mendapatkan pertolongan medis yang lebih lanjut. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#gejala #pertolongan pertama #mencegah #mendaki gunung #hipotermia