Namun, menjalankan ibadah puasa bisa jadi menjadi tantangan yang cukup berat, terutama bagi penderita asam lambung atau GERD. Berikut adalah tips agar asam lambung tidak kambuh saat berpuasa menurut keterangan dr. Tirta, dikutip dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng.
1. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Asam Lambung
Ketika berpuasa, lambung pasti akan menjadi lebih sensitif terhadap apa yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, hindari makanan dan minuman yang dapat membuat asam lambung naik. Contohnya seperti makanan asam, pedas, minuman berkafein, soda, miras, dan rokok.
Untuk yang suka ngopi, usahakan untuk minum ketika perut sudah terisi. Jangan pernah minum kopi saat lambung kosong.
2. Makan Secukupnya
Banyaknya makanan yang masuk juga harus diatur. Terlalu banyak makan dapat menyebabkan perut begah yang bisa menjadi GERD. Sementara kekurangan makanan dapat menyebabkan peradangan pada dinding lambung atau gastritis.
3. Cukupi Kebutuhan Air Putih
Selain makanan, asupan cairan dalam tubuh juga wajib dijaga. Takaran minum yang tepat adalah 30 ml dikali berat badan. Misal jika berat badanmu 50 kg, maka 30 ml x 50 = 1.500 ml, maka kamu wajib minum air 1,5 liter setiap harinnya.
Minum air juga tidak boleh berlebihan. Bila terlalu banyak minum dalam jangka waktu yang pendek, dapat menyebabkan beser. Kelebihan air juga dapat memperberat kerja ginjal.
4. Tetap Minum Obat
Bagi penderita asam lambung yang cukup akut atau dalam masa pengobatan, tetaplah minum obat. Meski demikian, jadwal minum harus disesuaikan saat bulan puasa. Waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat saat Ramadhan adalah ketika sahur, berbuka, dan sebelum tidur.
5. Tidur secara Teratur
Tidur yang teratur membuat asam lambung menjadi terkontrol. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk begadang di bulan Ramadhan lantaran dapat memicu kenaikan asam lambung.
6. Olahraga
Olahraga juga bagus untuk mengontrol dan menurunkan produksi asam lambung. Maka dari itu, olahraga menjadi kegiatan yang dianjurkan untuk penderita asam lambung.
7. Atur Jadwal Makan
Kapan waktu untuk makan juga harus diatur. Misal setelah berbuka, batalkan puasa terlebih dahulu dan jangan makan berat. Setelah berbuka dan sholat Maghrib, baru diperbolehkan untuk makan berat meski secukupnya.
Kembalilah makan setelah melaksanakan ibadah Tarawih. Setelah itu, jangan langsung tidur. Beri jeda waktu satu jam setelah makan malam sebelum tidur. Kemudian makan kembali saat sahur dan tutup dengan air putih yang cukup.
8. Kelola Stress dan Emosi
Meski sedang berpuasa, aktivitas seperti bekerja, kuliah, atau kegiatan lainnya tentu tetap berjalan, dan terkadang stres tidak bisa dihindari.
Oleh karena itu, kontrol amarah dan emosi berlebihan saat berpuasa. Hindari juga bekerja berlebihan karena dapat memicu stres dan meningkatkan produksi asam lambung yang berlebih.
Editor : Candra Mega Sari