JawaPos.com - Orang yang benar-benar baik hati memiliki cara untuk membuat orang lain merasa nyaman, bukan hanya melalui tindakan tetapi juga dari kata-kata yang mereka pilih. Cara berbicara seseorang bisa memengaruhi hubungan sosial, karier, hingga kesehatan mental orang di sekitarnya.
Menariknya, orang baik hati tidak hanya dikenal dari apa yang mereka lakukan, tetapi juga dari apa yang mereka tidak katakan. Mereka tahu bahwa kata-kata yang menyakitkan dapat merusak hubungan dan membuat orang merasa tidak dihargai. Lantas, apa saja kata-kata yang dihindari oleh orang-orang dengan hati yang tulus?
Dilansir dari laman Geediting, Kamis (06/02), berikut adalah sembilan hal yang tidak pernah dikatakan orang baik hati menurut psikologi.
1. "Itu Bukan Masalah Saya"
Mengabaikan kesulitan orang lain dengan mengatakan "Itu bukan masalah saya" terdengar dingin dan tidak peduli. Orang baik hati tidak selalu bisa membantu secara langsung, tetapi mereka setidaknya akan menunjukkan empati atau memberikan saran, bukan sekadar menutup diri.
2. "Kan Sudah Saya Bilang!"
Meskipun terkadang terasa menyenangkan untuk mengatakan "Kan sudah saya bilang!", tetapi kata-kata ini tidak membantu situasi. Orang yang sudah mengalami kesalahan pasti sudah merasa cukup buruk tanpa harus diingatkan lagi. Sebagai gantinya, orang baik hati lebih memilih untuk mendukung dan membantu mencari solusi.
3. "Kamu Terlalu Sensitif"
Mengatakan bahwa seseorang terlalu sensitif bisa membuat mereka merasa emosinya tidak valid. Orang baik hati memahami bahwa setiap individu memiliki cara berbeda dalam merespons suatu situasi. Daripada menghakimi, mereka lebih memilih mendengarkan dan memberikan dukungan emosional.
4. "Setidaknya Tidak Seburuk…"
Membandingkan masalah seseorang dengan yang lebih buruk tidak selalu membantu. Justru, itu bisa membuat orang merasa tidak dihargai. Orang baik hati tahu bahwa setiap orang memiliki tantangan masing-masing dan memilih untuk memberikan dukungan tanpa perbandingan yang tidak perlu.
5. "Kenapa Kamu Tidak Bisa…?"
Pertanyaan seperti ini bisa terdengar menghakimi dan membuat seseorang merasa tidak cukup baik. Alih-alih menyalahkan, orang baik hati lebih memilih untuk memahami alasan di balik kesulitan seseorang dan menawarkan bantuan dengan cara yang lebih suportif.
6. "Kamu Tidak Terlihat seperti Sedang Kesulitan"
Beban seseorang tidak selalu terlihat dari luar. Mengatakan bahwa seseorang "tidak terlihat seperti sedang kesulitan" bisa membuat mereka merasa tidak dihargai atau bahkan enggan untuk berbagi perasaan mereka lagi. Orang baik hati lebih memilih untuk mendengarkan dengan tulus tanpa menilai dari tampilan luar.
7. "Kalau Aku Jadi Kamu, Aku Akan…"
Memberikan saran tanpa diminta bisa terasa seperti meremehkan pengalaman seseorang. Orang baik hati memahami bahwa setiap orang memiliki perspektif dan keadaan berbeda. Mereka lebih memilih untuk mendukung tanpa membuat orang lain merasa keputusan mereka tidak cukup baik.
8. "Memang Sudah seperti Itu"
Mengatakan "Memang sudah seperti itu" bisa terdengar seperti menyerah dan tidak peduli. Orang baik hati lebih memilih untuk memberikan semangat atau mencari cara untuk membantu, bahkan jika solusi belum terlihat jelas.
9. "Itu Bukan Salah Saya"
Ketika terjadi masalah, orang baik hati tidak berfokus pada mencari siapa yang salah, melainkan mencari solusi. Mengatakan "Itu bukan salah saya" mungkin bisa menyelamatkan ego, tetapi tidak membantu menyelesaikan situasi.
Editor : Candra Mega Sari