Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Sering Menggunakan TWS? Yuk Kenali Bahaya Penggunaan TWS Bagi Kesehatan Telinga serta Otak

Siti Nahdia Usman • Selasa, 3 Desember 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi orang menggunakan TWS
Ilustrasi orang menggunakan TWS

JawaPos.com - TWS (True Wireless Stereo) atau earphone nirkabel telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Kemudahan dan kenyamanannya membuat banyak orang menggantungkan diri pada perangkat ini.

Sesuai dengan namanya True Wireless Stereo, TWS merupakan perangkat audio nirkabel yang terdiri dari dua earbud terpisah tanpa kabel penghubung di antara keduanya. Masing-masing earbud terhubung secara independen ke perangkatmu melalui Bluetooth. Earbud utama akan menerima sinyal audio dari perangkatmu lalu mengirimkan sinyal tersebut ke earbud satunya secara nirkabel.

TWS umumnya dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti kontrol sentuh (touch screen, noise cancellation, asisten suara, serta sebuah charging case untuk menyimpan dan mengisi daya earbud.

Namun, di balik segala kelebihannya, penggunaan TWS yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan, terutama pendengaran.

Dilansir dari health.com, radiasi frekuensi radio yang dipancarkan Bluetooth meskipun relatif rendah, namun dapat menjadi sebuah permasalahan jika digunakan dalam waktu sangat lama. Paparan radiasi ini dapat berpotensi menimbulkan efek kesehatan jangka panjang.

Penggunaan TWS secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan, terutama pendengaran. Selain itu, mendengarkan musik dengan volume tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak sel-sel rambut di telinga dalam serta penggunaan TWS yang tidak bersih dapat menyebabkan infeksi telinga.

Bagaimana TWS dapat membahayakan kesehatan?

Suara yang terlalu keras dari earphone dapat merusak pendengaran kita secara bertahap. Saat kita mendengarkan musik dengan volume tinggi, getaran suara yang kuat akan merambat ke telinga dalam dan menggetarkan rambut-rambut halus di dalam koklea.

Getaran yang terlalu sering dan kuat dapat merusak atau bahkan melumpuhkan rambut-rambut tersebut. Akibatnya, kemampuan telinga kita dalam menangkap suara menjadi berkurang dan bisa menyebabkan gangguan pendengaran, bahkan ketulian. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya kita mendengarkan musik dengan volume yang wajar dan memberikan waktu istirahat pada telinga.

Dilansir dari timesofindia.indiatimes.com, terdapat beberapa penelitian yang mengaitkan paparan radiasi non-ionisasi dari headset Bluetooth dengan risiko kanker, gangguan neurologis, dan kerusakan DNA.

Beberapa ahli berpendapat bahwa penggunaan headset Bluetooth dalam jangka waktu yang lama dan pada volume tinggi dapat meningkatkan risiko paparan radiasi yang berbahaya. Selain itu, posisi headset yang dekat dengan otak juga menjadi perhatian.

Radiasi yang dipancarkan oleh headset Bluetooth memang lebih rendah dibandingkan perangkat seperti ponsel. Namun, durasi dan intensitas penggunaan juga menjadi faktor penting.

Meskipun kekhawatiran tersebut masih ada, namun perlu diingat bahwa penelitian mengenai dampak kesehatan dari penggunaan headset Bluetooth masih terbatas dan akan terus berkembang. Sampai saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang benar-benar membahas tentang risiko sebenarnya dari penggunaan TWS.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko dari efek samping penggunaan TWS, sebaiknya atur volume pada tingkat yang nyaman, berikan jeda pada telinga, jaga kebersihan TWS, dan mempertimbangkan alternatif lain jika memungkinkan.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kesehatan #True Wireles Stereo #TWS