Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Punya Masalah dengan Nyeri Bahu? Yuk Kenali Penyebabnya dan Temukan Cara Mengatasi Nyeri Bahu di Sini!

Arsyad Dena Mukhtarom • Rabu, 6 November 2024 | 18:15 WIB
Ilustrasi seseorang mengalami nyeri bahu
Ilustrasi seseorang mengalami nyeri bahu

JawaPos.com - Nyeri bahu bisa menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mungkin kamu pernah merasakannya setelah bekerja seharian di depan komputer atau setelah berolahraga.

Rasa sakit ini tidak hanya membuatmu tidak nyaman, tetapi juga bisa mengurangi kualitas hidupmu. Tapi tenang, ada banyak cara mengatasi nyeri bahu yang bisa kamu coba!

Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami penyebab nyeri bahu yang kamu alami. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya. Dilansir dari Healthline pada Rabu (6/11), inilah penyebab dan cara mengatasi nyeri bahu.

Apa yang Menyebabkan Nyeri Bahu?

Nyeri bahu bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab paling umum adalah tendinitis rotator cuff. Ini adalah kondisi di mana tendon di bahu mengalami pembengkakan. Jika kamu merasa nyeri saat menggerakkan lengan, ini bisa jadi indikasi dari masalah ini.

Selain itu, ada juga sindrom impingement. Kondisi ini terjadi ketika rotator cuff terjepit antara akromion dan kepala humerus. Rasanya bisa sangat tidak nyaman.

Namun, nyeri bahu tidak selalu berasal dari area tersebut. Kadang, nyeri ini juga bisa disebabkan oleh masalah di bagian tubuh lain, seperti leher atau bisep. Fenomena ini dikenal sebagai nyeri alih. Menariknya, nyeri alih biasanya tidak semakin parah saat kamu menggerakkan bahu.

Kondisi lain yang bisa menyebabkan nyeri bahu antara lain:

- Artritis
- Kerusakan pada kartilago
- Robekan pada rotator cuff
- Pembengkakan pada kantong bursa atau tendon
- Spurs tulang (proyeksi tulang yang tumbuh di tepi tulang)
- Saraf terjepit di leher atau bahu
- Patah tulang bahu atau lengan
- Bahu kaku
- Bahu terkilir
- Cedera akibat penggunaan berlebihan atau berulang
- Cedera pada sumsum tulang belakang
- Serangan jantung

Kapan Kamu Harus Mencari Pertolongan Medis?

Penting untuk mengetahui kapan harus menghubungi dokter terkait nyeri bahu yang kamu alami. Jika kamu merasakan demam, tidak bisa menggerakkan bahu, memar yang berkepanjangan, atau ada rasa panas dan nyeri di sekitar sendi, segera konsultasikan ke dokter. Terlebih lagi, jika rasa sakit ini berlangsung lebih dari beberapa minggu meski sudah melakukan perawatan di rumah.

Jika nyeri bahu muncul secara tiba-tiba dan tidak terkait dengan cedera, jangan ragu untuk memanggil 911. Ini bisa menjadi tanda serangan jantung. Beberapa gejala lain dari serangan jantung yang perlu diwaspadai adalah:

- Kesulitan bernapas
- Rasa sesak di dada
- Pusing
- Berkeringat berlebihan
- Nyeri di leher atau rahang

Beberapa Opsi Perawatan untuk Nyeri Bahu

Baca Juga: Bingung Mau Masak Apa? Coba Resep Pasta Tomat Kemangi Ini, Dijamin Bikin Keluarga Ketagihan

Perawatan untuk nyeri bahu sangat bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan nyerinya. Beberapa opsi perawatan yang bisa kamu pertimbangkan adalah terapi fisik atau okupasi, menggunakan sling atau pengikat bahu, hingga tindakan bedah jika diperlukan.

Dokter mungkin juga meresepkan obat-obatan, seperti obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) atau kortikosteroid. Kortikosteroid adalah obat anti-inflamasi yang kuat, bisa diminum atau bahkan disuntikkan langsung ke bahu oleh dokter.

Jika kamu menjalani operasi bahu, sangat penting untuk mengikuti instruksi perawatan pascaoperasi dengan cermat.

Sebagian nyeri bahu yang ringan dapat diatasi di rumah. Salah satu cara efektif adalah dengan mengompres bahu menggunakan es selama 15 hingga 20 menit, tiga hingga empat kali sehari, selama beberapa hari. Pastikan untuk membungkus es dengan handuk, karena menempatkan es langsung di kulit bisa menyebabkan luka bakar akibat dingin.

Istirahatkan bahu selama beberapa hari sebelum kembali ke aktivitas normal. Hindari gerakan yang dapat memicu rasa sakit. Batasi pekerjaan di atas kepala atau aktivitas yang berpotensi memperburuk kondisi bahu kamu.

Perawatan rumahan lainnya termasuk menggunakan obat anti-inflamasi nonsteroid yang dijual bebas untuk mengurangi nyeri dan peradangan, serta mengompres area yang sakit dengan perban elastis untuk mengurangi pembengkakan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#cara mengatasi nyeri bahu