Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Tidur Siang yang Berlebihan Mengapa Harus Diwaspadai?

Siti Nahdia Usman • Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:23 WIB
Ilustrasi tidur siang. (freepik)
Ilustrasi tidur siang. (freepik)

JawaPos.com–Tidur siang sering kali dianggap sebagai solusi cepat untuk mengatasi rasa lelah dan meningkatkan energi di siang hari. Bagi banyak orang, tidur siang dapat membantu mereka merasa lebih segar dan fokus untuk menyelesaikan aktivitas harian, mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan memperbaiki kualitas tidur malam.

Tidak hanya itu, tidur siang yang berkualitas juga dapat meningkatkan berbagai aspek kognisi, seperti perhatian, memori, dan kemampuan belajar. Tidur siang memang memiliki banyak manfaat.

Akan tetapi di balik berbagai manfaatnya, jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sering, tidur siang justru dapat mengganggu ritme alami tubuh dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Selain itu, tidur siang yang berlebihan dapat mengurangi produktivitas dan membuat kita kesulitan untuk berkonsentrasi.

Apakah Tidur Siang yang Lama Buruk bagi Kesehatan?

Dilansir dari health.clevelandclinic.org, tidur siang yang lama tidak dianggap sepenuhnya buruk, tetapi ada risiko yang harus diwaspadai. Risiko utama adalah inersia tidur, yaitu kondisi di mana seseorang merasa bingung atau grogi setelah bangun dari tidur yang terlalu lama.

Jika tidur siang berlangsung lebih dari satu jam, tubuh cenderung masuk ke fase tidur lelap yang lebih sulit untuk dibangunkan. Akibatnya, saat terbangun kamu mungkin merasa bingung dan tidak segar, sehingga tidur siang tersebut tidak memberikan efek pemulihan yang diharapkan.

Selain itu, tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan menjelang sore dapat mengganggu jadwal tidur malam. Jika pola tidur malam terganggu, hal ini dapat menciptakan siklus tidur yang buruk, di mana kamu kesulitan tidur di malam hari, lalu merasa lelah keesokan harinya. Akhirnya, ketidakseimbangan ini bisa memengaruhi kualitas tidur secara keseluruhan dan membuat rutinitas harian terganggu.

Tidur siang yang disarankan adalah sekitar 15 hingga 20 menit. Durasi ini cukup untuk memberikan efek penyegaran tanpa merusak tidur malam. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan waktu tidur siang; idealnya, sebaiknya tidur siang sebelum pukul 2 atau 3 sore. Tidur siang yang terlalu sore dapat membuat kamu sulit tidur di malam hari hingga berpotensi memicu masalah tidur jangka panjang.

Tidur siang yang terlalu lama yaitu lebih dari satu jam dapat mengganggu jadwal tidur malam. Meskipun kamu merasa sangat lelah, disarankan untuk tidak tidur siang lebih dari satu jam agar tidak merusak ritme tidur alami tubuh (ritme sirkadian).

Durasi tidur siang yang disarankan adalah sekitar 15 hingga 20 menit, karena dapat memberikan energi tanpa mengganggu pola tidur malam. Selain durasi, waktu tidur siang juga penting. Disarankan tidur siang dilakukan sebelum pukul 2 atau 3 siang. Tidur siang yang terlalu sore dapat mengganggu kemampuan untuk tertidur di malam hari.

Dilansir dari vitalrecord.tamu.edu, tidur siang yang berlangsung lebih dari setengah jam dapat berdampak serius pada kesehatan dan dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan sindrom metabolik. Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of the American College of Cardiology pada April 2016 menunjukkan bahwa tidur siang lebih dari 60 menit dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 50 persen, serta sindrom metabolik hingga 50 persen.

Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa tidur siang yang melebihi satu jam secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 82 persen.

Penyebab Tidur Siang Menjadi Terlalu Lama

Dilansir dari healthharvard.edu, tidur siang yang berlebihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang saling terkait. Pertama, kebosanan sering menjadi penyebab utama, hal ini disebabkan karena kurangnya aktivitas menarik sehingga membuat seseorang lebih memilih untuk tidur siang sebagai cara mengatasi kebosanan.

Kedua, kualitas tidur malam yang buruk yang diakibatkan oleh insomnia, depresi, kecemasan, atau sleep apnea, dapat mengakibatkan rasa kantuk yang berlebihan di siang hari. Ketiga, kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah rendah, gangguan tiroid, dan kekurangan vitamin, juga dapat menyebabkan kelelahan meskipun tidur malam sudah cukup.

Terakhir, efek samping dari obat-obatan, baik yang diresepkan dokter maupun yang dijual bebas.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#energi #kesehatan #inersia tidur #tidur siang #stres