Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Night Owl vs Early Bird: Mengungkap Fakta Menarik di Balik Pola Tidur yang Berlawanan, Mana yang Lebih Baik?

Arsyad Dena Mukhtarom • Senin, 28 Oktober 2024 | 11:37 WIB
Ilustrasi tidur. (pexels/Ivan Oboleninov)
Ilustrasi tidur. (pexels/Ivan Oboleninov)

JawaPos.com–Pernah nggak kamu merasa lebih hidup saat malam tiba, sementara teman-teman sudah terlelap? Atau mungkin kamu justru sebaliknya, merasa segar saat matahari baru saja terbit, sementara orang-orang lain masih bergelung di bawah selimut?

Nah, inilah yang biasa disebut sebagai tipe night owl atau early bird, dua kebiasaan tidur yang kontras tapi sama-sama menarik. Tapi, di balik perbedaan itu, ada fakta-fakta unik yang mungkin belum kamu ketahui tentang manfaat dan risiko dari masing-masing pola tidur ini.

Sebagian orang bilang menjadi early bird lebih baik karena mereka lebih mudah mengikuti jam kerja dan rutinitas. Tapi, ada juga yang membela para night owl karena dipercaya lebih kreatif dan punya ide-ide brilian saat larut malam.

Jadi, sebenarnya, mana yang lebih baik untuk kesehatan dan produktivitas? Dilansir dari Healthline, inilah penjelasan mengenai night owl dan early bird.

Apa Itu Early Bird?

Karakteristik early bird biasanya cenderung tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, punya energi lebih di paro awal hari. Selain itu, lebih mudah menyesuaikan diri dengan jadwal standar, sehingga cocok dengan lingkungan kerja yang umumnya beroperasi siang hari.

Menjadi early bird memang memiliki keuntungan tersendiri. Orang yang terbiasa bangun pagi cenderung mendapat dukungan sosial lebih banyak dan dianggap lebih sadar diri. Sebuah studi pada 2021 menemukan bahwa mereka yang bangun lebih pagi punya kaitan dengan tingkat mindfulness yang lebih tinggi.

Selain itu, orang-orang tipe early bird sering dipandang memiliki sifat-sifat positif, seperti ramah atau mudah bergaul, bertanggung jawab dan teliti, dan berorientasi pada pencapaian.

Apa Itu Night Owl?

Karakteristik night owl cenderung tidur larut, bangun lebih siang, dan energinya sering lebih optimal di paro kedua hari. Masyarakat lebih sering mengikuti jadwal siang karena itu, para night owl bisa jadi harus menyesuaikan pola tidur mereka agar tidak terganggu aktivitas di siang hari.

Namun, ada risiko kesehatan yang mungkin terkait dengan kebiasaan tidur larut. Studi pada 2019 menunjukkan bahwa night owl cenderung berisiko lebih tinggi terhadap diabetes tipe 2, obesitas, dan depresi.

Baca Juga: Cari Menu Sarapan Sehat dan Simpel? Coba Resep Smoothie Pisang-Mangga yang Kaya Nutrisi Ini, Bikin Kenyang dan Tetap Langsing

Penting diingat, risiko ini mungkin juga dipengaruhi faktor lain, termasuk kurangnya waktu tidur secara keseluruhan. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2, obesitas, dan masalah kesehatan mental. Untuk menjaga kesehatan optimal, CDC merekomendasikan agar orang dewasa tidur setidaknya 7 jam setiap malam.

Apa yang Membuat Seseorang Menjadi Night Owl atau Early Bird?

Penelitian pada 2020 menunjukkan bahwa faktor genetik dapat menjelaskan apakah kamu cenderung menjadi early bird atau night owl. Ritme sirkadian juga berperan dalam menentukan kronotipe tidur. Namun, memiliki kronotipe tertentu tidak berarti kamu harus tidur lebih lama; tidur yang lebih panjang tidak otomatis menjadikan night owl.

Studi lain di tahun yang sama mengungkapkan bahwa tipe tidur berhubungan dengan aktivitas fisik. Para early riser cenderung lebih aktif secara fisik, sedangkan night owl lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan sedentari, terutama laki-laki.

Untuk mengenali pola tidur pribadi, coba perhatikan saat kamu merasa mengantuk dan ingin tidur. Proses ini mungkin memakan waktu beberapa hari agar tubuh bisa menyesuaikan diri dengan pola yang tepat. Namun, seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan waktu tidur dan bangun yang konsisten.

Jika kamu merasa mengantuk di malam hari dan kesulitan bangun pagi, kemungkinan besar kamu adalah night owl. Sebaliknya, jika kamu sulit terjaga hingga larut malam dan bangun pagi dengan segar, kamu mungkin seorang early bird.

Namun, penting untuk diingat bahwa ekstrem pada kedua tipe ini jarang terjadi. Sebuah studi pada 2017 menunjukkan bahwa sebagian besar orang dewasa di AS berada di antara kedua pola tidur tersebut.

Mendapatkan tidur yang berkualitas sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental, terlepas dari apakah kamu lebih suka begadang atau bangun pagi. Jika kamu kesulitan mendapatkan tidur yang memadai, berkonsultasilah dengan dokter atau spesialis tidur. Mereka bisa membantu mencari tahu penyebabnya dan menawarkan solusi untuk memperbaiki pola tidur.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#Ksehatan #Early Bird #night owls #tidur #Mindfulness #diabetes #obesitas