PT KAI Daop 3 Cirebon Layani 3,19 Juta Pelanggan hingga September 2026

Antara • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:19 WIB
Kedatangan penumpang di Stasiun Cirebon. (KAI Cirebon/Antara)
Kedatangan penumpang di Stasiun Cirebon. (KAI Cirebon/Antara)

 

JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon telah melayani sekitar 3,19 juta pelanggan selama Januari-September 2026.

Penumpang itu terdiri atas 1,61 juta pelanggan yang berangkat dan 1,58 juta pelanggan yang tiba di wilayah operasional tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, jumlah itu menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Baca Juga: Pemkot Cirebon Imbau Masyarakat Pastikan Pemanfaatan Ruang Sesuai Peruntukan

”Capaian 3,19 juta pelanggan hingga September 2026 menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi,” kata Muhibbuddin dilansir dari Antara.

Dia menyebutkan aktivitas perjalanan tidak hanya meningkat pada masa liburan, tetapi berlangsung untuk menunjang berbagai kebutuhan masyarakat, seperti bekerja, bersekolah, kegiatan bisnis, dan berwisata.

PT KAI Daop 3 Cirebon mendata pada Maret menjadi periode dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni sekitar 442 ribu orang. Tingginya pergerakan pada bulan tersebut berkaitan dengan momentum libur dan hari besar keagamaan.

Baca Juga: DLH Kabupaten Cirebon cegah api meluas di TPAS Gunung Santri

”Kami terus mencermati pola perjalanan pelanggan pada setiap momentum agar kapasitas dan pelayanan dapat disiapkan sesuai kebutuhan,” ujar Muhibbuddin.

Berdasar stasiun, kata dia, jumlah pelanggan tertinggi tercatat di Stasiun Cirebon yang melayani sekitar 1,34 juta orang selama sembilan bulan pertama 2026.

Dia menyebutkan pula Stasiun Cirebon Prujakan menyusul dengan sekitar 516 ribu pelanggan, kemudian Jatibarang 428 ribu, Brebes 315 ribu, dan Haurgeulis 221 ribu pelanggan.

”Perbedaan jumlah tersebut menunjukkan setiap stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon memiliki pola perjalanan dan karakteristik pelanggan yang berbeda,” terang Muhibbuddin.

Muhibbuddin mengatakan, kondisi itu menjadi pertimbangan KAI dalam mengatur layanan, sehingga kebutuhan pelanggan di masing-masing stasiun dapat dipetakan berdasar pola mobilitas.

”Selain itu, periode libur sekolah pada 22 Juni-12 Juli 2026 turut mendorong pergerakan pelanggan. Dalam periode tersebut, Daop 3 Cirebon melayani sekitar 309 ribu pelanggan,” ungkap Muhibbuddin.

Baca Juga: DPKP Cirebon Kerahkan Personel Tangani Kebakaran TPAS Gunung Santri

Menurut Muhibbuddin, catatan jumlah pelanggan digunakan sebagai bahan untuk membaca kebutuhan masyarakat, mengevaluasi layanan, dan mempersiapkan operasional menghadapi peningkatan mobilitas.

Daop 3 Cirebon terus menyesuaikan kesiapan layanan dengan perkembangan pola perjalanan masyarakat dan tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

”Data pelanggan menjadi salah satu dasar kami untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus memastikan kesiapan operasional,” tandas Muhibbuddin.

Baca Juga: Angkut 90 Ton Sampah Per Hari, DLH Majalengka Optimalkan Armada

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
daop 3 cirebon kereta api pt kai